Ini Bedanya Program Kartu Prakerja dan Subsidi Gaji Karyawan


INFO NASIONAL-- Pemerintah menggelontorkan dana triliunan rupiah untuk program bantuan tunai langsung (BLT) yang termasuk dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Selain menyasar masyarakat umum dan pelaku usaha, pemerintah juga membidik kalangan pekerja yang terdampak pandemi virus Corona. Seperti diketahui, wabah Covid-19 telah membuat banyak karyawan kehilangan pekerjaan, dirumahkan, atau merasakan pengurangan penghasilan atau gaji.

Ada dua program yang menjadi andalan pemerintah untuk membantu kelompok pekerja, yaitu Kartu Prakerja dan Subsidi Gaji.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto mengatakan untuk non-pekerja sudah dipersiapkan Kartu Prakerja gelombang IV dengan kuota untuk 800.000 pendaftar.

"Pemerintah akan mendorong konsumsi para pekerja yang memiliki gaji di bawah 5 juta. Pekerja di sektor hotel restoran menjadi pekerja first timer [prioritas] untuk program ini," kata Airlangga saat memberikan kata sambutan pada acara Rakornas Apindo 2020, Rabu (12/8).

Ketua Umum Partai Golkar tersebut mengungkapkan nominal bantuan yang diberikan pemerintah Rp600.000 per orang. Namun, ada perbedaan mendasar antara program Kartu Prakerja dan subsidi gaji bagi karyawan.

Menurutnya, bantuan Kartu Prakerja tidak masuk ke jaringan tenaga kerja. Kartu Prakerja justru diperuntukkan bagi karyawan yang dirumahkan, mengalami PHK, atau belum pernah bekerja.

"Intinya, Kartu Prakerja diberikan bagi mereka yang tidak bekerja. Untuk yang masih bekerja diberikan subsidi dari Kementerian Ketenagakerjaan," ujar Airlangga.

Berikut ini perbedaan program Kartu Prakerja dan Subsidi Gaji Karyawan:

1. Status Karyawan
Pemerintah membidik karyawan yang belum bekerja, korban PHK, dan pekerja yang dirumahkan untuk ikut program Kartu Prakerja. Sementara itu, program subsidi gaji diberikan bagi pekerja aktif yang memiliki penghasilan di bawah Rp5 juta per bulan.

2. Pendaftaran
Pendaftaran Kartu Prakerja dibuka per gelombang. Saat ini, pemerintah sudah menuntaskan gelombang I-IV. Calon peserta tinggal membuka situsprakerja.go.id dan melampirkan semua persyaratan yang dibutuhkan.

Sementara itu, pemerintah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk mendata pekerja yang berpotensi menerima subsidi gaji sebesar Rp600.000 per bulan selama empat bulan. Nantinya, BPJS Ketenagakerjaan akan meminta data dari bagian kepegawaian atau HRD di masing-masing kantor.

3. Insentif
Peserta yang lolos bakal menerima bantuan dengan nilai total Rp3,55 juta yang terdiri atas Rp1 juta untuk biaya pelatihan dan Rp2,4 juta bantuan insentif yang diberikan setiap bulan dengan nilai Rp600.000 selama empat bulan. Peserta juga akan mendapatkan insentif dari pengisian tiga survei senilai Rp50.000 per survei.

Di sisi lain, program subsidi gaji akan menerima total bantuan Rp2,4 juta yang bakal diberikan dalam dua tahap, yaitu masing-masing sebesar Rp1,2 juta. Dana tersebut akan ditransfer langsung ke rekening pekerja.

4. Kuota Penerima Bantuan
Kuota penerima manfaat dalam setiap gelombang pendaftaran Kartu Prakerja dipatok di angka 800.000 orang. Dengan demikian, 5,6 juta pekerja yang ditarget menjadi penerima bantuan diperkirakan akan terjaring seluruhnya pada Oktober mendatang.

Sementara itu, pemerintah menargetkan 15,7 juta pekerja akan menerima bantuan untuk program subsidi gaji karyawan.(*)





Guru TIK Batam Makin Melek Digital

36 hari lalu

Guru TIK Batam Makin Melek Digital

Kemenkominfo Menyelenggarakan Kelas Literasi Digital dalam Bimbingan Teknis untuk MeningkatkanKompetensi Guru TIK di Kota Batam


Semakin Mudah, LRT, Bus, dan Angkot di Palembang Sudah Terintegrasi

27 Februari 2022

Semakin Mudah, LRT, Bus, dan Angkot di Palembang Sudah Terintegrasi

Integrasi memudahkan aksesibilitas dan meningkatkan kenyamanan masyarakat menggunakan angkutan umum perkotaan di Palembang dan sekitarnya.


Gus Muhaimin Rajut Spirit Perjuangan Kiai Abbas di Pesantren Buntet Cirebon

27 Februari 2022

Gus Muhaimin Rajut Spirit Perjuangan Kiai Abbas di Pesantren Buntet Cirebon

Gus Muhaimin mengaku spirit perjuangan Kiai Abbas akan terus dikenang sepanjang masa.


Penangkapan Ikan Terukur Berbasis Kuota Utamakan Nelayan Kecil

27 Februari 2022

Penangkapan Ikan Terukur Berbasis Kuota Utamakan Nelayan Kecil

Kuota tersebut dimanfaatkan untuk nelayan lokal, bukan tujuan komersial (penelitian, diklat, serta kesenangan dan rekreasi), dan industri


BNI Siapkan Layanan Beyond Banking untuk 8 Juta Diaspora Indonesia

19 Februari 2022

BNI Siapkan Layanan Beyond Banking untuk 8 Juta Diaspora Indonesia

Kolaborasi diaspora dengan perbankan nasional merupakan upaya untuk terus menciptakan banyak peluang investasi di luar negeri.


Mesin ATM BNI di Kantor Rans, Pakar: Strategi Bank Genjot Literasi Keuangan

19 Februari 2022

Mesin ATM BNI di Kantor Rans, Pakar: Strategi Bank Genjot Literasi Keuangan

Heboh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina yang mendapatkan kado ulang tahun mesin ATM dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI).


Bamsoet Optimistis Pengaspalan Kembali Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika Segera Selesai

19 Februari 2022

Bamsoet Optimistis Pengaspalan Kembali Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika Segera Selesai

Tes pramusim MotoGP yang telah digelar pada 11 Maret 2022 menjadi pelajaran penting menghadapi race MotoGP pada 18-20 Maret 2022 nanti.


Dukung KTT G20, PLN Tambah 2 Pembangkit Perkuat Listrik Bali

19 Februari 2022

Dukung KTT G20, PLN Tambah 2 Pembangkit Perkuat Listrik Bali

Kesuksesan penyelenggaraan G20 Indonesia akan menjadi bukti keandalan listrik PLN dalam mendukung kegiatan berstandar dunia.


HNW: Sebaiknya Pemerintah Segera Mencabut Permenaker 2/2022

19 Februari 2022

HNW: Sebaiknya Pemerintah Segera Mencabut Permenaker 2/2022

Sikap yang memaksakan tetap berlakunya Permenaker 2/2022 itu bisa menciderai nilai kemanusiaan dan keadilan dalam Pancasila.


Anggota DPR Imbau Pelibatan Pelaku UMK untuk Pengadaan Barang dan Jasa

13 Februari 2022

Anggota DPR Imbau Pelibatan Pelaku UMK untuk Pengadaan Barang dan Jasa

Caranya dengan terus mendorong pelaku UMK ini dapat masuk ke dalam ekosistem pengadaan barang/jasa yang dikembangkan LKPP melalui Katalog Elektronik.