Pengamat Prediksi Pilkada Surabaya Bakal Berjalan Sengit

Reporter

Petugas PPS berkostum Hakim MKD, PMK dan Dukun dalam Pilkada serentak di TPS 34 Jl. Tambaksari, Surabaya, Jawa Timur, 9 Desember 2015. Kreasi TPS Unik dengan tema Wajah indonesia Update tersebut sebagai upaya untuk menarik minat pemilih memberikan hak suaranya dalam Pilkada. TEMPO/Aris Novia Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat politik sekaligus peneliti Surabaya Survey Center (SSC), Surokim Abdusalam, memprediksi pertarungan di Pilkada Surabaya 2020 bakal sengit. Sebab, kata dia, bakal calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin yang didukung sebagian besar partai akan melawan calon yang diusung partai besar, yakni PDI Perjuangan.

"PDIP jelas sangat siap. Kalaupun PDIP berjuang sendiri melawan koalisi besar (Machfud Arifin) itu tidak jadi masalah. Tidak ada istilah koalisi gajah lawan semut di Pilkada Surabaya. Ini gajah lawan gajah," kata Surokim, Sabtu, 15 Agustus 2020.

Hingga kini, PDI Perjuangan belum mengumumkan nama pasangan calon di Pilkada Surabaya yang bakal digelar pada 9 Desember 2020. Sedangkan calon lawannya, yaitu Machfud Arifin, sudah mengumumkan diri dan rajin kampanye tiap hari.

Surokim menilai meski belum mengumumkan jagoannya bukan berarti PDIP tidak siap. Ia menyebut pengumuman pasangan calon di Pilkada Surabaya sebagai strategi untuk menghadapi Machfud Arifin yang telah memborong dukungan hampir semua partai.

Menurut dia, wajar jika PDIP belum mengumumkan nama calonnya di Pilkada Surabaya karena sudah mempunyai syarat kecukupan kursi untuk mencalonkan wali kota dan wakilnya. Surokim menilai ada plus-minus dibalik PDIP yang belum mengeluarkan rekomendasi di Pilkada Surabaya. 

"Plusnya PDIP bisa menyembunyikan peta kekuatannya yang membuat lawannya menjadi buta terhadap kekuatan dan strategi PDIP. Kan sudah terbukti hingga sekarang Pak Machfud Arifin belum menentukan siapa wakilnya, itu salah satunya karena menunggu calon PDIP," ujarnya.

Kekurangannya, tutur Surokim, di masa pandemi Covid-19 ini model kampanye akan berbeda dibanding sebelumnya yang memungkinkan pengumpulan massa. "Ini masa pandemi. Butuh waktu lama untuk sosialisasi karena harus benar-benar patuh protokol kesehatan," ujarnya.

Sejauh ini, Machfud Arifin sudah mendapat dukungan dari sejumlah partai besar di Pilkada Surabaya. Beberapa diantaranya ialah Gerindra, Golkar, PKB, dan Demokrat. 






Warga Solo Keluhkan Kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan, 2 Fraksi DPRD Minta Gibran Beri Respons

5 jam lalu

Warga Solo Keluhkan Kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan, 2 Fraksi DPRD Minta Gibran Beri Respons

Keputusan Wali Kota Gibran Rakabuming Raka menaikkan tarif pajak bumi dan bangunan (PBB) 2023 dikeluhkan banyak warga.


Konser Dewa 19 Banjir Kritik, Anggota DPRD DKI Minta Fasilitas JIS Tak Berkelas Abal-abal

8 jam lalu

Konser Dewa 19 Banjir Kritik, Anggota DPRD DKI Minta Fasilitas JIS Tak Berkelas Abal-abal

Anggota DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono meminta PT Jakarta Propertindo (Jakpro) mengevaluasi fasilitas pendukung di Jakarta International Stadium (JIS). Hal ini menyusul banyaknya keluhan dari masyarakat atas penyelenggaraan konser Dewa 19 di JIS pada Sabtu, 4 Februari 2023 lalu.


PDIP Sebut Tidak Ada Urgensi untuk Tunda Pemilu 2024

9 jam lalu

PDIP Sebut Tidak Ada Urgensi untuk Tunda Pemilu 2024

Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun menyatakan tidak ada urgensi yang mendesak untuk menunda Pemilu 2024.


Demi Presidential Threshold 20 Persen, 3 Koalisi Partai Politik Panaskan Mesin Pemilu 2024

11 jam lalu

Demi Presidential Threshold 20 Persen, 3 Koalisi Partai Politik Panaskan Mesin Pemilu 2024

Menjelang Pemilu 2024, telah terbentuk sementara ini 3 poros koalisi partai politik untuk memenuhi presidential threshold 20 persen, Siapa saja?


Buka Peluang Berkoalisi dengan Partai Lain, PDIP: Tapi Bukan Mumpungisme

17 jam lalu

Buka Peluang Berkoalisi dengan Partai Lain, PDIP: Tapi Bukan Mumpungisme

Partai besutan Megawati Soekarnoputri itu tetap bakal aktif mencari kawan berkoalisi, walaupun secara presidential threshold PDIP sudah memenuhi.


Konser Dewa 19 di JIS Disebut Bencana, Lahan Stadion Diurus Jokowi-Ahok & Diresmikan Anies Baswedan, Siapa Pemiliknya?

17 jam lalu

Konser Dewa 19 di JIS Disebut Bencana, Lahan Stadion Diurus Jokowi-Ahok & Diresmikan Anies Baswedan, Siapa Pemiliknya?

Konser Dewa 19 di Jakarta International Stadium atau JIS menuai banyak kekecewaan dari berbagai pihak. Sebenarnya, siapa pemilik JIS?


Deretan Sindiran PDIP ke NasDem: Tak Punya Kader, Doyan Impor, hingga Capres Jago Poles Diri

18 jam lalu

Deretan Sindiran PDIP ke NasDem: Tak Punya Kader, Doyan Impor, hingga Capres Jago Poles Diri

Hubungan PDIP dan NasDem semakin memanas. Beragam sindiran dilontarkan PDIP ke NasDem yang mengusung Anies Baswedan sebagai capres 2024.


Waketum PPP Bilang Koalisi KIB Dinamis, Bisa Ada yang Keluar atau Masuk

1 hari lalu

Waketum PPP Bilang Koalisi KIB Dinamis, Bisa Ada yang Keluar atau Masuk

Arsul membantah isu yang menyebut penyebab KIB belum mengumumkan capres karena PDIP belum juga mengumumkan capresnya.


Soal Isu Perpanjangan Masa Jabatan Presiden, PDIP Sebut Megawati Sudah Beri Pesan ke Jokowi

1 hari lalu

Soal Isu Perpanjangan Masa Jabatan Presiden, PDIP Sebut Megawati Sudah Beri Pesan ke Jokowi

PDIP menanggapi isu perpanjangan masa jabatan Presiden Jokowi. PDIP merujuk pada konstitusi bahwa Presiden hanya bisa menjabat selama 2 periode.


PDIP Terus Desak Menteri Nasdem Mundur, Hasto Kristiyanto: Tak Akan Koalisi dengan Partai Suka Impor

1 hari lalu

PDIP Terus Desak Menteri Nasdem Mundur, Hasto Kristiyanto: Tak Akan Koalisi dengan Partai Suka Impor

"Kalau terhadap partai yang sukanya impor, ini enggak cocok buat PDIP," kata Sejjen PDIP Hasti Kristiyanto. Maksudnya Partai NasDem?