Tommy Sumardi, Pengusaha yang Diduga Terkait dengan Kasus Djoko Tjandra

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Djoko Tjandra menempati ruangan nomor 1 di Rutan Bareskrim Polri. Dok Istimewa

    Djoko Tjandra menempati ruangan nomor 1 di Rutan Bareskrim Polri. Dok Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Nama pengusaha Tommy Sumardi ramai diperbincangkan setelah Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) meminta Polri mengusutnya dalam kasus Djoko Tjandra. Ia disebut-sebut terlibat dalam pelarian Djoko Tjandra.

    "Dugaan keterlibatan adalah Tommy pada April 2020 diduga meminta Brigadir Jenderal Prasetijo Utomo untuk memperkenalkan dengan pejabat di Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri yang membawahi NCB Interpol Indonesia," ucap Koordinator MAKI Boyamin Saiman usai menyerahkan daftar berisikan empat nama ke Polri pada Senin, 10 Agustus 2020.

    NCB Interpol Indonesia diketahui memberitahu pihak Imigrasi yang berisi red notice Djoko Tjandra telah terhapus dengan alasan sejak 2014 tak diperpanjang oleh Kejaksaan Agung.

    Adapun informasi lainnya menyebutkan Tommy mempunyai anak perempuan yang bertunangan dengan anak mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak. "Di mana Najib Razak diduga berteman dengan Djoko Tjandra," kata Boyamin.

    Tempo mencoba menggali informasi mengenai Tommy Sumardi, di antaranya melalui pencarian di Google. Namun, tak banyak informasi yang muncul. Salah satu laman website hanya menginformasikan Tommy adalah pengusaha di industri pelayanan dan jasa.

    Baca juga: 5 Nama Lain dalam Lingkaran Kasus Cessie Bank Bali Djoko Tjandra

    Selain itu, ada juga pemberitaan mengenai anak Tommy, Fitri Apriansari Utami yang merupakan politikus Partai Golkar, yang mengalami penganiayaan oleh dua orang tak dikenal pada Agustus 2017. Dari berita itu, diketahui Tommy dekat dengan terpidana kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Upaya Bunuh Diri

    Bunuh diri tak mengenal gender. Perempuan lebih banyak melakukan upaya bunuh diri. Tapi, lebih banyak laki-laki yang tewas dibanding perempuan.