PDIP Resmi Usung Menantu Jokowi, Bobby Nasution, di Pilkada Medan

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menantu Presiden Jokowi yang juga bakal calon Wali Kota Medan Bobby Nasution berkunjung di kantor DPD PDIP Sumut, di Medan, Kamis, 23 Juli 2020. DPD PDIP Sumut akan mengusung Bobby Nasution menjadi calon Wali Kota Medan pada Pilkada Serentak 2020. ANTARA/Septianda Perdana

    Menantu Presiden Jokowi yang juga bakal calon Wali Kota Medan Bobby Nasution berkunjung di kantor DPD PDIP Sumut, di Medan, Kamis, 23 Juli 2020. DPD PDIP Sumut akan mengusung Bobby Nasution menjadi calon Wali Kota Medan pada Pilkada Serentak 2020. ANTARA/Septianda Perdana

    TEMPO.CO, Jakarta - DPP PDIP resmi mengumumkan mengusung menantu Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Bobby Nasution, sebagai calon wali kota Medan 2020. Ia berpasangan dengan anggota DPRD Kota Medan dari Partai Gerindra, Aulia Rahman.

    "Kota Medan: Muhammad Bobby Afif Nasution dengan H. Aulia Rahman," kata Ketua DPP PDIP Puan Maharani dalam pengumuman 75 pasangan calon kepala daerah 2020 secara daring, Selasa, 11 Agustus 2020.

    Dalam pengumuman itu, Bobby mengikutinya secara virtual di Kantor DPD PDIP Sumatera Utara. Ia dan Aulia sama-sama mengenakan seragam PDIP berwarna merah dan mengenakan masker.

    Puan juga menyelamati Bobby yang baru saja dikaruniai anak ke-2. "Selamat atas kelahiran putra kedua, semoga berkah," ucap dia. "Terima kasih, mbak Puan," balas Bobby.

    Pilkada Medan 2020 Bobby akan bertarung dengan pelaksana tugas Wali Kota Medan Akhyar Nasution yang diusung oleh koalisi PKS dan Partai Demokrat.

    Syarat administrasi untuk bisa mengajukan pasangan calon adalah partai atau gabungan partai harus memiliki minimal 20 persen kursi DPRD atau minimal 10 kursi untuk Pilkada Medan. Dengan syarat tersebut, hanya PDIP dan Partai Gerindra yang bisa mengusung pasangan calon sendiri tanpa perlu berkoalisi.

    Adapun sisa kursi DPRD Medan lainnya dimiliki oleh PKS (7 kursi), PAN (6 kursi), NasDem (4 kursi), Demokrat (4 kursi), Golkar (4 kursi), PSI (2 kursi), Hanura (2 kursi), dan PPP (1 kursi).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hati-hati, Ada 5 Tempat Rawan Penularan Virus Corona di Kantor

    Penelitian mengumpulkan daftar lima titik risiko penyebaran Covid-19 di kantor. Sejumlah titik penularan virus corona sering kita abaikan.