Wapres Ma'ruf Amin Ziarah ke Makam Pendiri Kota Tangerang

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Ma'ruf Amin menjadi khotib salat Jumat di Masjid Istana Wapres, Jakarta, 12 Juni 2020. KIP Setwapres

    Wakil Presiden Ma'ruf Amin menjadi khotib salat Jumat di Masjid Istana Wapres, Jakarta, 12 Juni 2020. KIP Setwapres

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Ma'ruf Amin bersama istri, Wury Estu Andayani, melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan yang terletak di kawasan perumahan mewah BSD, Tangerang Selatan, pada Kamis kemarin.

    Juru bicara wakil presiden, Masduki Baidlowi, mengatakan Ma'ruf Amin juga ditemani anaknya yang menjadi calon Wali Kota Tangerang Selatan, Siti Nur Azizah. "Di sana rupanya sudah menunggu Siti Nur Azizah, putri KH. Ma’ruf Amin," kata Masduki dalam keterangan tertulis, Jumat, 7 Agustus 2020.

    Ma'ruf dan keluarganya didampingi juri kunci (penjaga makam) beserta sejumlah tokoh masyarakat, di antaranya Ahmad Ghozali, pimpinan Pondok Pesantren Assa’adah, Setu, Tangerang Selatan yang sekaligus memimpin ritual ziarah.

    Usai tabur bunga, kata Masduki, Ma’ruf Amin bercerita sudah lama ingin ziarah ke makam Aria Wangsakara, pendiri Kota Tangerang. Niatan itu baru terlaksana karena terbentur banyak kegiatan.

    Menurut juru kunci makam, Aria Wangsakara adalah pejuang yang melawan penjajah Belanda. Kemudian Wangsakara menjadi Bupati pertama Tangerang.

    Setelah diusut lewat silsilah keturunan, Ma’ruf Amin ternyata merupakan turunan ke-12 dari Pangeran Aria Wangsakara. Silsilah itu melewati tokoh bernama Wira Negara yang lebih dikenal sebutan sebagai Syekh Ciliwulung. "Jika dirunut ke atas, silsilah Wapres bertemu dengan nasab Raja Sumedang Larang atau Kesanulun," ucap Masduki.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hati-hati, Ada 5 Tempat Rawan Penularan Virus Corona di Kantor

    Penelitian mengumpulkan daftar lima titik risiko penyebaran Covid-19 di kantor. Sejumlah titik penularan virus corona sering kita abaikan.