Idul Adha, Jokowi Sapa Erdogan dan Bahas Peluang Kerja Sama Vaksin Covid-19

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bertemu Presiden RI Joko Widodo di sela KTT G20, di Osaka, Jepang, 28-29 Juni 2019.[Biro Pers dan Media Presiden RI]

    Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bertemu Presiden RI Joko Widodo di sela KTT G20, di Osaka, Jepang, 28-29 Juni 2019.[Biro Pers dan Media Presiden RI]

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerima telepon dari Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Ahad sore, 2 Agustus 2020, sekitar pukul 16.00 WIB di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Di awal pembicaraan, Presiden Jokowi menyampaikan ucapan selamat Idul Adha.

    “Selamat Idul Adha kepada Yang Mulia Presiden Erdogan dan Ibu Emine dan seluruh rakyat Turki. Saya doakan Yang Mulia selalu dalam keadaan sehat,” ujar Jokowi seperti dikutip dari keterangan tertulis.

    Dalam kesempatan itu, Erdogan juga menyampaikan hal yang sama, mengucapkan selamat Idul Adha kepada Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, serta seluruh rakyat Indonesia. Dalam percakapan tersebut, Jokowi juga menyambut baik adanya peningkatan kerja sama kedua negara, termasuk adanya kemungkinan kerja sama dalam penanganan Covid-19.

    “Saya memahami, Turki berada dalam tahap lanjut untuk pengembangan vaksin. Saya senang mendengar kedua Menteri Riset dan Teknologi kita telah membahas kemungkinan kerja sama dalam hal ini,” ujar Jokowi.

    Selain itu, Presiden Jokowi berharap jika nantinya dalam kunjungan Presiden Erdogan ke Indonesia berbagai kerja sama konkrit bilateral yang tengah dibahas para menteri dari kedua negara dapat terealisasi. “Saya harap dalam kunjungan Yang Mulia ke Indonesia kita dapat meluncurkan proyek-proyek konkrit tersebut,” kata Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penjelasan Bamsoet Terkait Aturan Kepemilikan Senjata Api 9mm

    Bamsoet meluruskan pernyataan terkait usul agar Polri memperbolehkan masyarakat memiliki senjata api 9mm untuk membela diri. Mengacu pada aturan.