Kasus Kematian Covid-19 di Semarang Tinggi, Terawan Pindah Kantor

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (tengah) saat melakukan kunjungan di RSUD Dr. Soetomo Surabaya, pada Rabu, 24 Juni 2020. (ANTARA Jatim/Willy Irawan)

    Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (tengah) saat melakukan kunjungan di RSUD Dr. Soetomo Surabaya, pada Rabu, 24 Juni 2020. (ANTARA Jatim/Willy Irawan)

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto akan berkantor di Kota Semarang dalam beberapa hari ke depan. Jumat, 24 Juli 2020 lalu, dokter di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto ini telah berada di Ibu Kota Jawa Tengah tersebut.

    Namun, ia tak mengungkapkan alasannya berdinas di Kota Semarang. Dia juga tak menyebut berapa lama akan berkantor di Kota Semarang. "Saya pokoknya ada di sini. Nanti lihat situasi," ujar Terawan pada Jumat, 24 Juli 2020. Sebelumnya, Terawan juga pernah berkantor di Surabaya saat jumlah penderita Covid-19 di daerah tersebut melonjak.

    Dari data Pemerintah Kota Semarang, per 24 Juli 2020, angka kesembuhan pasien Covid-19 di sana sebenarnya tengah melonjak tajam. Pada 11 Juli 2020, angka kesembuhan ada di 1.325 orang. Namun angka ini terus menanjak hingga per 24 Juli mencapai 2.276 orang.

    Jumlah penderita Covid-19-nya pun tengah menurun. Tercatat pada 19 Juli, terdapat 862 pasien. Namun angka ini menurun hingga 748 pasien pada 24 Juli.

    Meski begitu, penambahan angka kematian di Semarang terhitung cukup tinggi. Di awal Juli, tercatat ada 174 pasien yang meninggal. Per 24 Juli, angka ini telah melonjak hingga 353 pasien.

    Terawan mengatakan akan terus berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah. "Saya terus berdiskusi dengan kepala dinas untuk yang terbaik," kata Terawan.

    Kemarin, Terawan menyerahkan insentif tenaga medis dan rumah sakit rujukan Covid-19 di Jawa Tengah. Penyerahan dilakukan di Rumah Sakit Bhakti Wira Tamtama Kota Semarang bersama pemberian santunan untuk tenaga medis yang meninggal ketika menangani Covid-19.

    EGI ADYATAMA | JAMAL AL NASHR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Memiliki Tas Mewah

    Memilik tas mewah merupakan impian sebagian orang. Namun ada hal yang harus anda perhatikan ketika memiliki dan merawat tas mahal tersebut.