BNPB Libatkan MUI Edukasi Penanganan Bencana Lewat Ceramah

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi memberikan salam usai bertemu Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 25 Oktober 2019. ANTARA

    Calon Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi memberikan salam usai bertemu Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 25 Oktober 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyepakati rencana kerja edukasi penanganan bencana alam dan non-alam dengan MUI fokus pada mitigasi bencana kepada masyarakat.

    Wakil Menteri Agama KH Zainut Tauhid Sa’adi dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin 13 Juli 2020, mengatakan MUI menyadari Indonesia memiliki potensi bencana seperti gempa, kabut asap, banjir, bencana penyakit dan bencana sosial seperti narkoba.

    MUI dan BNPB, kata dia, memetakan sarana dan sumber daya manusia yang dibutuhkan dalam menangani bencana, termasuk strategi khusus dengan kompetensi khusus terhadap kondisi darurat.

    Zainut mengatakan MUI dapat berperan dalam mitigasi bencana dengan pencegahan melalui edukasi ceramah yang menyasar umat Islam. Peran ulama begitu penting dan masih sangat berpengaruh di tengah masyarakat.

    "Suara ulama yang mampu mensyiar dan berdakwah dengan lembut, dapat mempengaruhi umat serta menjadi wasilah bagi pemerintah dan seluruh elemen lain yang peduli terhadap bagaimana meningkatkan kesadaran umat untuk memitigasi dampak bencana bila terjadi," katanya.

    Sekretaris Jenderal MUI Buya Anwar Abbas mengatakan arah kebijakan MUI dalam mitigasi bencana seiring dengan prinsip tujuan-tujuan syariat (maqashid syariah), di antaranya menjaga jiwa, agama, akal, harta dan nasab.

    "MUI tidak hanya untuk menjaga diri, tetapi jangan sampai agama kita terkorbankan, jangan sampai perintah Tuhan tak terlaksanakan," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Masker Scuba Tak Efektif Halau Covid-19, Bandingkan dengan Bahan Kain dan N95

    Dokter Muhamad Fajri Adda'i tak merekomendasikan penggunaan masker scuba dan buff. Ada sejumlah kelemahan pada bahan penutup wajah jenis tersebut.