Belum Ada Rencana Pertemuan Jokowi-Partai untuk Rombak Kabinet

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kedua kanan) didampingi Wapres Ma'ruf Amin (kanan) memimpin rapat kabinet terbatas mengenai percepatan penanganan dampak pandemi COVID-19 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 29 Juni 2020. Jokowi meminta kabinetnya agar bekerja lebih keras menangani pandemi Covid-19, dan menyatakan akan merombak kabinet jika diperlukan. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay/Pool

    Presiden Jokowi (kedua kanan) didampingi Wapres Ma'ruf Amin (kanan) memimpin rapat kabinet terbatas mengenai percepatan penanganan dampak pandemi COVID-19 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 29 Juni 2020. Jokowi meminta kabinetnya agar bekerja lebih keras menangani pandemi Covid-19, dan menyatakan akan merombak kabinet jika diperlukan. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay/Pool

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan hingga saat ini belum ada pembicaraan antara Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan pimpinan partai politik pendukungnya mengenai wacana rombak (reshuffle) kabinet. "Kami menunggu saja posisinya. Apakah presiden mengajak bicara atau tidak," kata dia saat dihubungi Tempo, Jumat, 3 Juli 2020.

    Isu rombak kabinet mengemuka setelah Presiden Jokowi secara terbuka mengancam akan bakal mengganti menteri-menteri yang performanya kurang memuaskan. Ancaman itu Jokowi sampaikan saat membuka rapat kabinet paripurna di Istana beberapa waktu lalu.

    Menurut Arsul, rombak kabinet merupakan hak prerogatif presiden. Partai baru bergerak jika presiden meminta diajukan nama calon penggantinya.

    Arsul yakin seluruh partai politik pendukung Jokowi menghormati sikap presiden. Menurut dia tidak akan ada partai yang secara diam-diam bergerak untuk mempengaruhi perombakan kabinet. "Itu intervensi terhadap kewenangan presiden dan saya kira itu gak akan dilakukan."

    ADVERTISEMENT

    Senada dengan Arsul, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Faisol Reza, dan Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni, mengatakan belum ada rencana partai-partai pendukung pemerintah bertemu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.