KPK Gelar OTT Kepala Daerah di Kalimantan Timur

Reporter:
Editor:

Anton Aprianto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung Merah Putih, Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ANTARA/Benardy Ferdiansyah

    Gedung Merah Putih, Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ANTARA/Benardy Ferdiansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Komisi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kutai Timur, Kalimantan Timur (Kaltim), kamis , 2 Juli 2020.
    Operasi tangkap tangan itu dilakukan guna meringkus beberapa orang yang tersangkut kasus korupsi di sana.

    "Benar, KPK melakukan tangkap tangan terhadap beberapa orang yang diduga sebagai pelaku tindak pidana korupsi," kata pelaksana tugas juru bicara KPK, Ali Fikri Jumat dalam pernyataannya kepada awak media, Jumat 3 Juli 2020.

    Dalam OTT, Ali mengatakan, KPK menangkap  salah satu pelaku diantaranya adalah merupakan Kepala Daerah  yang memimpin kabupaten di Kaltim. Namun ia belum bisa menyebutkan nama dan asal kabupaten, serta barang bukti apa yang didapatkan.

    Ali juga masih enggan merinci lebih jauh mengenai sebab, dan kasus digelarnya OTT tersebut.

    "Mengenai kasusnya, siapa saja yang ditangkap dan barang bukti apa yang diamankan, saat ini belum bisa kami sampaikan," ucapnya.

    Ali meminta kepada publik untuk bersabar terkait operasi senyap di Kaltim ini. 
    Pasalnya, saat ini OTT ini masih belum selesai. "Tim masih bekerja, dan perkembangannya nanti akan kami sampaikan kepada rekan-rekan semua," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penjelasan Bamsoet Terkait Aturan Kepemilikan Senjata Api 9mm

    Bamsoet meluruskan pernyataan terkait usul agar Polri memperbolehkan masyarakat memiliki senjata api 9mm untuk membela diri. Mengacu pada aturan.