Kata Komnas HAM soal Penyerang Novel Baswedan Dituntut Ringan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana sidang tuntutan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan dengan terdakwa Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette secara virtual di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kamis, 11 Juni 2020.TEMPO/Muhammad Hidayat

    Suasana sidang tuntutan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan dengan terdakwa Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette secara virtual di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kamis, 11 Juni 2020.TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia mengkritik tuntutan ringan terhadap dua polisi penyiram air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan. Komnas HAM menilai tuntutan itu sebagai pelanggaran prosedur atau abuse of process.

    “Kalau model seperti ini, ya, another abuse of process, ya,” kata Komisioner Komnas HAM Sandrayati Moniaga saat dihubungi, Sabtu, 13 Juni 2020.

    Perihal dugaan abuse of process telah menjadi temuan Tim Pemantauan Komnas HAM dalam kasus penyiraman air keras terhadap Novel. Pada 2018, tim bentukan Komnas itu menyimpulkan telah terjadi pelanggaran prosedur dalam penyidikan sehingga kasus ini tak kunjung selesai.

    Sandra mengaku terkejut dengan tuntutan jaksa terhadap para terdakwa. Dia menilai jaksa seperti tidak membaca dokumen dari tim yang telah dibentuk sebelumnya dalam menangani kasus ini. Selain itu, menurut Sandra, kesimpulan jaksa mengenai para pelaku yang tidak sengaja menyiram mata Novel sebagai sesuatu yang tidak logis.

    Ia mengatakan unsur kesengajaan seharusnya bisa dilihat dengan penggunaan air keras dalam penyerangan tersebut. “Membeli air keras tidak seperti kita membeli teh botol, kalau orang sudah punya air keras jelas ada itikad,” ujarnya. Ia berharap hakim perkara ini dapat memberi putusan dengan berdasar pada keadilan dan kebenaran.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BUMN Bio Farma Produksi Vaksin Virus Corona 2021, Ada Syaratnya

    Bio Farma memerlukan akan produksi vaksin virus corona awal 2021 bila semua syarat terpenuhi. BUMN itu bekerja sama dengan Sinovac Biotech Ltd.