Sandiaga Kritik Pejabat soaI Penyampaian Informasi soal Covid-19

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sandiaga Uno dan Lyodra Ginting. (Instagram - podcastruangsandi)

    Sandiaga Uno dan Lyodra Ginting. (Instagram - podcastruangsandi)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebulan tak muncul, politikus Partai Gerindra Sandiaga Uno langsung melontarkan kritik kepada pemerintah mengenai penanganan Covid-19.

    Menurut Sandiaga, para pejabat tak disiplin dalam cara penyampaian informasi tentang Covid-19. Meski begitu dia menilai kebijakan pemerintah dalam penanganan wabah Covid-19 sudah berada di rel yang benar.

    "Yang saya ingin kritisi ini caranya menyampaikan informasi, sepertinya tidak ada disiplin dalam menyampaikan informasi," kata Sandiaga kepada wartawan melalui Google meeting hari ini, Senin, 8 Juni 2020.

    Sandiaga menjawab pertanyaan pers mengenai kebijakan pendidikan menjelang masa new normal Covid-19. Dia berpendapat harus ada kedisiplinan arus informasi di setiap jenjang pemerintahan.

    Dia mengatakan pejabat mulai menteri hingga bupati kadang menyampaikan informasi yang berbeda-beda sehingga masyarakat bingung.

    "(Kalau) Di Pemprov DKI agak mudah ya karena wali kota fungsinya report kepada Gubernurm" ucap mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut.

    Sandiaga menyarankan informasi sebaiknya disampaikan melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

    Gugus Tugas, ujarnya, harus menjadi panglima terkait penyampaian informasi.

    "Jadi saya mengingatkan pada teman-teman yang ada di pemangku kepentingan bahwa harus mampu untuk melakukan koordinasi dari segi informasi," tutur Sandiaga Uno.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.