Muhadjir Optimistis Target 20 Ribu Tes PCR Per Hari Terpenuhi

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil PCR BNPB yang dikirim ke Surabaya, 28 Mei. (Humas Pemprov Jatim)

    Mobil PCR BNPB yang dikirim ke Surabaya, 28 Mei. (Humas Pemprov Jatim)

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy optimistis target yang dicanangkan Presiden Joko Widodo agar pengujian spesimen virus corona dengan metode polymerase chain reaction (PCR) mencapai 20 ribu tes per hari, bisa segera tercapai.

    Dia mengatakan kini pengujian spesimen sudah mencapai lebih dari 10 ribu per hari. Bahkan menurutnya, untuk saat ini yang perlu disiapkan adalah untuk mencapai target 30 ribu per hari.

    "Kalau kita lihat untuk mencapai 20 ribu tidak begitu sulit ya. Karena per tanggal 6 Mei itu sudah tercatat 13.333 tes yang bisa dilakukan. Sehingga ini saya kira bukan hal mustahil. Malah seharusnya kita bisa memikirkan bagaimana mencapai target 30 ribu," kata Muhadjir dalam keterangan tertulis, usai rapat koordinasi secara virtual, Sabtu, 6 Juni 2020.

    Percepatan pengujian spesimen menurut dia akan sukses dengan adanya relawan. Dia menekankan agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Riset dan Teknologi untuk bisa menggerakkan secara masif perekrutan relawan, khususnya untuk tingkat S2 di bidang kesehatan masyarakat, keperawatan, dan mikrobiologi molekuler. "Kalau ini bisa dilakukan saya optimis," ujar Muhadjir.

    ADVERTISEMENT

    Rapat koordinasi ini digelar Muhadjir bersama dengan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19. Hal ini menindaklanjuti perintah Jokowi agar segara mengatur strategi percepatan penanganan Covid-19. Muhadjir meminta berbagai upaya perlu dilakukan agar percepatan penanganan Covid-19 bisa sukses dilakukan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.