Kapolri Perintahkan Tembak Mati Bandar Narkoba yang Melawan

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota kepolisian berjaga didekat barang bukti narkotika saat rilis pemusnahan barang bukti narkotika di Mapolda Metro Jaya, Rabu, 19 Februari 2020. Barang bukti narkotika yang dimusnahkan seperti sabu, ganja, esktasi, heroin, happy five dan gorilla. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Anggota kepolisian berjaga didekat barang bukti narkotika saat rilis pemusnahan barang bukti narkotika di Mapolda Metro Jaya, Rabu, 19 Februari 2020. Barang bukti narkotika yang dimusnahkan seperti sabu, ganja, esktasi, heroin, happy five dan gorilla. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian RI atau Kapolri Jenderal Idham Azis memerintahkan seluruh anak buahnya agar tak segan menembak mati para bandar narkotika yang melawan ketika akan ditangkap.

    "Polri terus berkomitmen untuk memberantas narkoba dan tidak segan-segan melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap bandar-bandar narkoba,” ujar dia melalui keterangan tertulis pada Jumat, 5 Juni 2020.

    Sejak Januari hingga awal Juni 2020, Polri telah menetapkan 25.526 orang sebagai tersangka dan menyita 6,9 ton narkotika. Rinciannya; 3,52 ton sabu; 3,35 ton ganja; 55,26 tembakau gorila; dan 552 ribu butir pil XTC.

    "Artinya sudah 27 juta masyarakat yang berhasil diselamatkan Polri dari bahaya narkoba,” kata Idham.

    Idham turut mengapresiasi kinerja Satuan Tugas Khusus Narkoba Badan Reserse Kriminal Polri yang telah mengungkap kasus narkotika dengan jumlah besar. Baik kasus nasional maupun kasus yang melibatkan warga negara asing.

    “Saya apresiasi atas kerja tim yang mampu mengungkap ini, saya tekankan, jangan segan untuk beri tindakan tegas kepada para bandar,” ucap Idham.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.