Tenaga Medis di Papua Ditembak saat Antar Obat Terkait Covid-19

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prajurit TNI dan Polri mengusung peti jenazah korban KKB di Bandara Moses Kilangin Timika, Mimika, Papua, Jumat, 7 Desember 2018. Dalam insiden penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata di Kabupaten Nduga, 19 orang pekerja dan seorang tentara dinyatakan meninggal. ANTARA/Jeremias Rahadat

    Prajurit TNI dan Polri mengusung peti jenazah korban KKB di Bandara Moses Kilangin Timika, Mimika, Papua, Jumat, 7 Desember 2018. Dalam insiden penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata di Kabupaten Nduga, 19 orang pekerja dan seorang tentara dinyatakan meninggal. ANTARA/Jeremias Rahadat

    TEMPO.CO, Jayapura - Dua tenaga medis yang merupakan satuan tugas Covid-19 Kabupaten Intan Jaya, Papua, ditembak kelompok kriminal bersenjata pada Jumat, 22 Mei 2020. 

    Kepala Kepolisian Resor Intan Jaya, Ajun Komisaris Besar, Yuli Karre Pongbala mengatakan kedua tenaga medis ini ditembak saat akan mengantar obat untuk pasien Covid-19.

    Kedua korban adalah Almalek Bagau dan Eunico Somou. Satu tenaga medis yaitu Eunico Somou, meninggal akibat luka tembak, sedangkan Almalek kritis dan dirawat di Pastoral Wandai.

    "Rencananya Sabtu (23/5) kami akan ke TKP untuk mengevakuasi korban," kata Yuli kepada Antara pada Jumat, 22 Mei 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perkiraan Ukuran Tubuh Megalodon, Pemangsa Zaman Purba

    Setelah berbagai macam penelitian yang dilakukan para ahli, akhirnya mereka bisa menyimpulkan perkiraan ukuran tubuh Megalodon, sang hiu purba.