2 Tenaga Medis Satgas Covid-19 Intan Jaya Papua Ditembak, 1 Tewas

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prajurit TNI bersiap menaiki helikopter menuju Nduga di Wamena, Papua, Rabu, 5 Desember 2018. Aparat gabungan terus berusaha mengatasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga telah menewaskan 19 pekerja PT Istaka Karya dan satu anggota TNI. ANTARA/Iwan Adisaputra

    Prajurit TNI bersiap menaiki helikopter menuju Nduga di Wamena, Papua, Rabu, 5 Desember 2018. Aparat gabungan terus berusaha mengatasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga telah menewaskan 19 pekerja PT Istaka Karya dan satu anggota TNI. ANTARA/Iwan Adisaputra

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua tenaga medis dilaporkan ditembak kelompok kriminal bersenjata di Wandai, Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada Jumat, 22 Mei 2020. Satu orang di antaranya meninggal.

    Kapolres Intan Jaya, Ajun Komisaris Besar Yuli Karre Pongbala membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan kedua tenaga medis ini tergabung dalam Satgas Covid-19 Intan Jaya. Mereka adalah Almalek Bagau dan Eunico Somou. Mereka ditembak saat hendak mengantar obat-obatan terkait Covid-19.

    Eunico Somou, meninggal akibat luka tembak, sedangkan rekannya Almalek dalam keadaan kritis dan dirawat di Pastoral Wandai.

    "Rencananya Sabtu, 23 Mei kami akan ke TKP untuk mengevakuasi korban," kata Yuli yang dihubungi dari Jayapura, Jumat, 22 Mei 2020. Ia mengatakan untuk mencapai lokasi dibutuhkan waktu sekitar lima jam dan harus melintasi jembatan gantung.

    "Saat ini di Wandai belum ada pos polisi dan tidak ada jaringan telekomunikasi sehingga informasi didapat dari Homeyo," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H