Doni Monardo: Orang Berpenyakit Komorbid Jangan Beraktifitas

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan Ketua BNPB Doni Monardo. ANTARA/Nova Wahyudi

    Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan Ketua BNPB Doni Monardo. ANTARA/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Doni Monardo meminta masyarakat yang berpenyakit komorbid jangan beraktivitas sama sekali agar tak tertular Covid-19.

    Komorbid adalah penyakit penyerta dalam hal ini penyerta penyakit Covid-19.

    Penyakit-penyakit komorbid yang dia maksud yakni hipertensi, diabetes mellitus, jantung, paru obstruktif kronis, gangguan napas, ginjal, asma, dan kanker.

    "Sebaiknya sama sekali tidak beraktivitas," kata Doni dalam diskusi virtual hari ini, Jumat, 15 Mei 2020.

    Dari daftar peyakit komorbid tersebut, Doni Monardo menuturkan bahwa penyakit ginjal dan jantung paling berisiko menimbulkan kematian bagi penderita Covid-19.

    "Penyakit ginjal 68 persen menimbulkan kematian bagi penderita Covid-19, lantas jantung yaitu 50 persen."

    Doni juga meminta rumah sakit gencar menyampaikan imbauan bagi penderita komorbid tadi. Apalagi rumah sakit yang memiliki data riwayat kesehatan pasien dengan penyakit komorbid.

    "Sampai hari ini data pasien tidak bisa diperoleh Gugus Tugas," ujar Doni Monardo yang juga Kepala BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.