Kuasa Hukum ABK WNI Ceritakan Nasib 3 Kru Sebelum Meninggal

Reporter

Andita Rahma

Editor

Amirullah

Minggu, 10 Mei 2020 18:48 WIB

Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi anak buah kapal (ABK) Long Xing 629 tiba di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat 8 Mei 2020. Sebanyak 14 WNI ABK yang diduga mengalami eksploitasi di kapal berbendera China tersebut tiba di Indonesia dan akan menjalani karantina kesehatan di asrama milik Kementerian Sosial. ANTARA FOTO/Hasnugara

TEMPO.CO, Jakarta -  Firma DNT Lawyers, kuasa hukum para anak buah kapal (ABK) Indonesia yang diduga mengalami perbudakan di Kapal Long Xing 629, menceritakan awal mula meninggalnya tiga kru bernama Sepri, M. Muh Alfatah, dan Ari.

Salah satu tim DNT Lawyers, Pahrur Dalimunthe, menuturkan, pada Desember 2019, Sepri dan Alfatah, mengalami bengkak di sekujur tubuhnya. "Mereka juga mengalami sakit di bagian dada, serta sesak nafas, selama 45 hari sebelum meninggal," ujar dia melalui keterangan tertulis pada Ahad, 10 Mei 2020.

Kemudian, pada Maret 2020, Ari mengalami sakit yang sama selama 17 hari sebelum akhirnya meninggal pada akhir bulan.

Menurut Pahrur, selama ketiga ABK itu sakit, kapten kapal hanya memberikan obat yang tak dipahami lantaran tertulis dalam bahasa Cina.

"Bahkan sudah kadarluarsa. Kapten juga menolak permintaan para ABK lainnya untuk membawa rekannya yang sakit ke rumah sakit," kata dia.

Pada masa kritis itu, Alfatah dipindahkan ke Kapal Long Xing 802 dan Sepri ke Kapal Long Xing 629. "Mereka meninggal di kedua kapal itu," ucap Pahrur.

Rekan sesama ABK kemudian meminta jenazah ketiga ABK itu agar disimpan ke tempat pendingin. Tujuannya supaya bisa dibawa pulang dan dimakamkan di Indonesia. Namun, kata Pahrur, kapten kapal menolak dan melarung jenazah ke tengah laut.

Terkuaknya insiden ini kemudian membuat Pemerintah Indonesia bergerak untuk mengusut. Kepolisian RI pun telah menyatakan membuka penyelidikan terhadap dugaan perbudakan dan eksploitasi di kapal berbendera Cina ini.

Satuan Tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) telah memeriksa 14 ABK Indonesia yang telah dibawa pulang ke Indonesia. Dari hasil pemeriksaan awal, kepolisian pun menemukan indikasi terjadinya perbudakan dan eksploitasi terhadap seluruh ABK Indonesia.






Terkini Bisnis: Kronologi Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Harga Telur Rp 30 Ribu

10 jam lalu

Terkini Bisnis: Kronologi Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Harga Telur Rp 30 Ribu

Kecelakaan beruntun di Tol Cipularang bermula dari rem bus yang blong.


7 ABK RI Melarikan Diri dari Kapal Korea dengan Cara Berenang, 1 Meninggal

11 jam lalu

7 ABK RI Melarikan Diri dari Kapal Korea dengan Cara Berenang, 1 Meninggal

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Ketenagakerjaan Chairul Fadli Harahap mengatakan pemerintah mendampingi anak buang kapal (ABK) asal Indonesia yang melarikan diri dari kapal berbendera Korea.


Top 3 Dunia: Tabrakan Tanker, Ukraina Abaikan Ultimatum

10 hari lalu

Top 3 Dunia: Tabrakan Tanker, Ukraina Abaikan Ultimatum

Berita Top 3 Dunia pada Kamis 16 Juni 2022 adalah tentang hukuman pada pemilik kapal tanker minyak harus membayar ke denda Rp658 miliar


PP Perlindungan ABK Disahkan, Presiden Tak Jadi Digugat

12 hari lalu

PP Perlindungan ABK Disahkan, Presiden Tak Jadi Digugat

Tiga mantan ABK bidang perikanan mencabut gugatan ke PTUN Jakarta setelah disahkannya Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2022


Payung Hukum Lemah ABK Migran

15 hari lalu

Payung Hukum Lemah ABK Migran

Presiden menerbitkan PP Nomor 22 Tahun 2022 tentang penempatan dan pelindungan ABK. Namun ketentuan ini tidak menyentuh agensi yang memperdayai pelaut


Jokowi Resmi Terbitkan PP Penempatan dan Pelindungan Awak Kapal Migran

18 hari lalu

Jokowi Resmi Terbitkan PP Penempatan dan Pelindungan Awak Kapal Migran

Jokowi menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2022 tentang Penempatan dan Perlindungan Awak Kapal Niaga Migran dan Awak Kapal Migran.


Jokowi Digugat Tiga Mantan ABK, Staf Khusus: Presiden Terbuka atas Kritik

18 hari lalu

Jokowi Digugat Tiga Mantan ABK, Staf Khusus: Presiden Terbuka atas Kritik

Staf Khusus Presiden Bidang Hukum Dini Purwono merespons adanya gugatan 3 mantan ABK Indonesia yang ditujukan kepada Presiden Jokowi


Darurat Perbudakan, Buruh Desak Jokowi Terbitkan Aturan untuk Lindungi ABK

19 hari lalu

Darurat Perbudakan, Buruh Desak Jokowi Terbitkan Aturan untuk Lindungi ABK

Serikat buruh menilai anak buah kapal (ABK) dibayangi oleh praktik perbudakan. Buruh mendesak Jokowi segera menerbitkan aturan untuk melindungi ABK.


DFW: 94 Persen ABK Kapal Perikanan Tak Bersertifikat

27 hari lalu

DFW: 94 Persen ABK Kapal Perikanan Tak Bersertifikat

Selain tak bersertifikat, survei yang digelar DWF menunjukkan 27 persen ABK tidak mengetahui manfaat sertifikasi.


275 Kapal Ikan RI Ditangkap Otoritas Australia pada 2021, Ini Penjelasan KKP

30 hari lalu

275 Kapal Ikan RI Ditangkap Otoritas Australia pada 2021, Ini Penjelasan KKP

KKP menjelaskan penyebab sebanyak 275 kasus kapal ikan Indonesia ditangkap otoritas Australia sepanjang tahun 2021 lalu.