Djoko Santoso Wafat, Sempat Dioperasi karena Pendarahan Otak

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo Sandi Djoko Santoso di sela pengukuhan relawan di Yogya, 19 November 2018. Tempo/Pribadi Wicaksono

    Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo Sandi Djoko Santoso di sela pengukuhan relawan di Yogya, 19 November 2018. Tempo/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Eks Panglima TNI Jenderal (Purnawirawan) Djoko Santoso meninggal pagi tadi, Ahad, 10 Mei 2020. Djoko memang menderita pendarahan otak sehingga dioperasi di RSPAD Gatot Subroto pada 3 Mei 2020.

    "Benar kemarin operasi karena terjadi pendarahan," ujar politikus Partai Gerindra Habiburokhman saat dikonfirmasi Tempo pada 4 Mei 2020.

    Habiburokhman pula yang membenarkan pagi tadi bahwa Djoko Santoso wafat.

    Djoko Santoso meninggal sekitar hari ini, sekitar pukul 06.30 WIB, di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

    Djoko Santoso duduk sebagai Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiaga Uno pada Pilpres 2019.

    Panglima TNI di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sejak Desember 2007 hingga September 2010 tersebut aktif terlibat di dunia politik bersama Gerindra mulai 2015 setelah dia pensiun.

    Djoko juga pernah menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) dan Ketua Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekaman 8 Menit 46 Detik Drama Kematian George Floyd

    Protes kematian George Floyd berkecamuk dari Minneapolis ke berbagai kota besar lainnya di AS. Garda Nasional dikerahkan. Trump ditandai oleh Twitter.