Selain Gatot Nurmantyo, Ini 4 Panglima TNI yang Pernah Dapat Bintang Mahaputera

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo saat menghadiri deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi, Jakarta, Selasa, 18 Agustus 2020. Dalam deklarasi ini sejumlah tokoh juga hadir dan ikut menjadi deklarator maklumat menyelamatkan Indonesia. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo saat menghadiri deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi, Jakarta, Selasa, 18 Agustus 2020. Dalam deklarasi ini sejumlah tokoh juga hadir dan ikut menjadi deklarator maklumat menyelamatkan Indonesia. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Eks Panglima TNI Jenderal (Purnawirawan) Gatot Nurmantyo akan menerima penghargaan Bintang Mahaputera oleh pemerintah. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md, mengatakan Gatot menerima penghargaan ini karena statusnya sebagai eks Panglima.

    "Semua mantan panglima dan semua mantan menteri serta Pimpinan Lembaga Negara yang selesai satu periode juga dapat BM. Itu harus diberikan tanpa pandang bulu," cuit Mahfud dalam Twitter pribadinya, @mohmafudmd, Selasa, 3 November 2020.

    Gatot memang bukan mantan Panglima TNI pertama yang menerima penghargaan ini. Sejak dipecahnya Angkatan Bersenjata RI (ABRI) menjadi TNI dan Polri, tercatat ada empat eks Panglima yang mendapat penghargaan ini. Termasuk di antaranya Kepala Staf Presiden saat ini, Moeldoko.

    Berikut nama-nama mantan Panglima TNI yang juga pernah mendapat Bintang Mahaputra, yang dihimpun Tempo

    1. Jenderal (Purnawirawan) Endriartono Sutarto - (Bintang Mahaputera Adipradana) dianugerahi pada Agustus 2005

    Endriartono menjadi satu-satunya Panglima TNI yang mendapat penghargaan ini pada saat masih menjabat. Ia menduduki posisi Panglima TNI pada 2002 hingga 2006. Lulus AKABRI Bagian Darat pada 1971, ia menjalani karir panjang dan penuh prestasi. Ia sempat menjadi Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) saat Presiden Soeharto lengser pada 1998.

    Setelah reformasi, Endriartono menjalani puncak karirnya. Mulai dari Asisten Operasi Kepala Staf Umum TNI, hingga kemudian menjadi Kepala Staf TNI AD pada 2000 hingga 2002. Ia menjadi Panglima TNI selama lima tahun, dari 2002 hingga 2006.



    2. Jenderal (Purnawirawan) Djoko Suyanto - (Bintang Mahaputera Adipradana) dianugerahi pada Agustus 2008

    Djoko Suyanto merupakan Panglima TNI pertama yang berasal dari kesatuan Angkata Udara sepanjang sejarah Indonesia. Ia menjabat dari 13 Februari 2006 sampai 28 Desember 2007 pada era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

    Di periode kedua pemerintahan SBY, Djoko ditunjuk menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?