PKB Mengaku Ambyar Ditinggal Didi Kempot

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penampilan penyanyi campur sari Didi Kempot bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar saat memeriahkan malam puncak Harlah Fraksi PKB di lapangan DPR/MPR RI, Jakarta, 31 Oktober 2019. TEMPO/Nurdiansah

    Penampilan penyanyi campur sari Didi Kempot bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar saat memeriahkan malam puncak Harlah Fraksi PKB di lapangan DPR/MPR RI, Jakarta, 31 Oktober 2019. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) Jazilul Fawaid menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya maestro campursari Didi Kempot atau Dionisius Prasetyo.

    Jazilul mengatakan, Didi Kempot sudah seperti famili bagi dirinya, juga PKB.

    "Ambyar rasanya ditinggal Mas Didi Kempot," kata Jazilul melalui pesan singkat hari ini, Selasa, 5 Mei 2020.

    Didi Kempot meninggal pada pukul 07.45 WIB di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo, Jawa Tengah, hari ini. Pelantun tembang antara lain Layang Kangen, Pamer Bojo, dan Ambyar wafat di usia 53 tahun.

    Menurut Jazilul, lagu-lagu Didi sangat diminati kader dan pendukung PKB. Bahkan, Didi hadir dan meramaikan berbagai acara PKB, seperti pada saat hari lahir PKB pada 23 Juli 2019 dan pengukuhan DPP PKB pada 31 Oktober 2019.

    Dua acara PKB yang diramaikan oleh lagu-lagu Didi Kempot tersebut membludak dihadiri penonton.

    "Bagi PKB Didi Kempot seperti saudara sendiri," ucap Jazilul.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.