Ikut Rapat Terbatas Kabinet, Budi Karya: Saya Kangen Sekali

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dinyatakan positif Corona pada 14 Maret lalu. Kabar tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno atas izin keluarga pada Sabtu malam, 14 Maret 2020. Budi Karya merupakan pejabat tinggi Indonesia pertama yang terinfeksi virus Corona. instagram.com/sekretariat.kabinet

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dinyatakan positif Corona pada 14 Maret lalu. Kabar tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno atas izin keluarga pada Sabtu malam, 14 Maret 2020. Budi Karya merupakan pejabat tinggi Indonesia pertama yang terinfeksi virus Corona. instagram.com/sekretariat.kabinet

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kembali mengikuti rapat kabinet Senin, 27 April 2020 lewat sambungan teleconference. Ini kali pertama Budi mengikuti rapat setelah dinyatakan positif terpapar Covid-19 pada 14 Maret 2020 dan sembuh. "Satu bulan kita tidak ketemu. Saya kangen sekali," kata Budi saat menyampaikan keterangan pers usai rapat.

    Meski begitu, Budi mengatakan saat ini belum dapat bertugas sepenuhnya. Ia mengatakan baru dapat bertugas sepenuhnya pada 5 Mei 2020. "Saya baru eksis tanggal 5 setelah isolasi selesai, saya kangen tapi kita baru bisa bertemu tanggal 5," kata Budi.

    Setelah dinyatakan positif Covid-19, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menunjuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan sebagai pelaksana tugas. Selama masa jabatan sementara itu, Luhut mengeluarkan Permenhub yang memperbolehkan ojek online beroperasi dengan pembatasan tertentu.

    Selama terpapar Covid-19, Budi diketahui dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Ia sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Medistra.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dua Staf Khusus Edhy Prabowo yang Terjerat Korupsi

    Dua Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menjadi simpul utama dalam kasus dugaan korupsi.