Alat Penguji Tes Swab Asal Roche, Swiss, Sudah Tiba di Indonesia

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang dokter berjalan di dekat alat tes swab virus Corona berupa Polymerase Chain Reaction diagnostic kit (PCR) di Laboratorium Rumah Sakit Pertamina Jaya, Cempaka Putih, Jakarta, Senin, 6 April 2020. Alat tersebut nantinya dapat melakukan tes virus corona hingga 1.300 sampel tiap harinya. ANTARA

    Seorang dokter berjalan di dekat alat tes swab virus Corona berupa Polymerase Chain Reaction diagnostic kit (PCR) di Laboratorium Rumah Sakit Pertamina Jaya, Cempaka Putih, Jakarta, Senin, 6 April 2020. Alat tersebut nantinya dapat melakukan tes virus corona hingga 1.300 sampel tiap harinya. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Alat lab tes swab atau Polymerase chain reaction atau PCR lab kit yang didatangkan Kementerian BUMN dari Roche, Swiss sudah tiba di Indonesia pada Selasa, 7 April 2020. Tes swab ini memiliki tingkat presisi lebih akurat untuk mendeteksi virus Corona ketimbang rapid test. 

    Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Arya Sinulingga, membenarkan barang-barang tersebut sudah datang. "Iya sudah sampai," kata dia Selasa, 7 April 2020.

    Dari informasi yang diterima Tempo, ada beberapa alat tes swab asal Swiss itu. Pertama adalah 2 unit Magnapure 96, kemudian 2 unit Lightcycle 480, dan 13 unit Lightcycle 96.

    Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo, mengatakan lab tes PCR ini asal Swiss ini memiliki kapasitas 10.000 tes PCR per hari. Sementara, satu alat PCR untuk 500 tes per hari. "Rencananya akan didistribusikan ke 12 provinsi," kata Agus.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.