Profil M. Syarifuddin, Ketua Mahkamah Agung Pengganti Hatta Ali

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto Hakim Agung Muhammad Syarifuddin. Mahkamahagung.go.id

    Foto Hakim Agung Muhammad Syarifuddin. Mahkamahagung.go.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Muhammad Syarifuddin terpilih menjadi Ketua Mahkamah Agung yang baru. Mengalahkan pesaingnya Andi Samsan Nganro, Syarifuddin mendapatkan dukungan 32 suara dari 46 hakim di Mahkamah Agung.

    “Maka langsung ditetapkan menjadi Ketua MA terpilih,” kata Ketua MA Hatta Ali dalam Pemilu MA yang disirkan secara daring, Senin, 6 April 2020.

    Syarifuddin lahir di Baturaja, Sumatera Selatan pada 17 Oktober 1954. Pria 65 tahun ini mengawali kariernya sebagai Hakim di Pengadilan Negeri Banda Aceh pada 1981. Ia juga sempat menjadi Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bulian, Jambi dan Ketua Pengadilan Negeri Padang Pariaman, Sumatera Barat.

    Pada akhir 1990-an, ia menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri di tempat kelahirannya Baturaja, Sumatera Selatan. Ia mendapatkan promosi menjadi hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 2003. Setelah berkarier di ibo kota, ia dipercaya menjadi Ketua Pengadilan Negeri Bandung pada 2006.

    Pada 2011, ia mendapatkan promosi sebagai Hakim Tinggi di Pengadilan Tinggi Palembang. Di tahun yang sama, ia juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengawasan Mahkamah Agung. Jabatan ini diemban sampai ia terpilih menjadi Hakim Agung pada 11 Maret 2013. Di MA, Syarifuddin menjabat sebagai Ketua Kamar Pengawasan. Setelah itu, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial sejak 2016.

    Jabatan Wakil Ketua MA itu ia emban sampai terpilih menjadi Ketua MA menggantikan Hatta Ali yang memasuki masa pensiun pada hari ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.