Pemda Belum Alokasikan Anggaran Corona, Mendagri Berikan Tenggat

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengunjungi posko banjir di Perum Villa Jatirasa, Jati Asih Bekasi, didampingi Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi pada Jumat 3 Januari 2020. Tempo/Halida Bunga

    Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengunjungi posko banjir di Perum Villa Jatirasa, Jati Asih Bekasi, didampingi Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi pada Jumat 3 Januari 2020. Tempo/Halida Bunga

    TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan tenggat kepada pemerintah daerah selama 7 hari untuk refocusing atau perubahan alokasi anggaran untuk penanganan virus Corona dan penyakit Covid-19.

    Menurut catatan Kemendagri, hingga sekarang realokasi anggaran belum dilakukan secara serius oleh pemerintah daerah.

    "Belum ada realokasi yang signifikan dari APBD dalam mendukung penanganan Covid-19,” kata Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar hari ini, Jumat, 4 April 2020.

    Menurut Bahtiar, pemda harus cepat melakukan realokasi anggaran untuk penanganan Corona sebab Kementerian Keuangan akan segera melakukan rasionalisasi dana transfer daerah.

    "Jika refocusing dan realokasi tidak segera dilakukan, besar kemungkinan Kemenkeu akan melakukan rasionalisasi dana transfer yang berdampak pada pengurangan APBD."

    Bahtiar mengatakan guna mendorong realokasi anggaran tersebut, Mendagri Tito mengeluarkan Instruksi Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Lingkungan Pemerintah Daerah.

    Instruksi yang ditandatangani pada 2 April 2020 itu ditujukan kepada gubernur, bupati dan wali kota.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.