Ridwan Kamil Jelaskan Mengapa Kasus Corona Terlihat Sedikit

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ridwan Kamil Pimpin rapat di Ruang Papandayan, Gedung Sate, Kamis (26/3/2020)

    Ridwan Kamil Pimpin rapat di Ruang Papandayan, Gedung Sate, Kamis (26/3/2020)

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil blak-blakan mengkritik kinerja pemerintah pusat yang dinilainya lamban menangani penyebaran virus Corona.

    Dia meyakini kasus positif Corona yang memicu penyakit Covid-19 di Indonesia sebetulnya jauh lebih banyak daripada yang selama ini diungkapkan oleh pemerintah pusat.

    "Mohon maaf, Pak Wapres. Saya meyakini, saat ini kasus (Corona) berlipat-lipat tapi karena yang mengetes tidak sebanyak yang diharapkan maka data seolah sedikit," ujar Ridwan dalam rapat teleconference dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin hari ini, Jumat, 3 April 2020.

    Per hari ini menurut data pemerintah pusat, terdapat 1.790 pasien Covid-19. Sebanyak 112 orang di antaranya sembuh dan 170 meninggal.

    Ridwan Kamil menjelaskan bahwa berdasarkan pengalaman rapid test Corona di Jawa Barat, dari 15 ribu tes terdapat 677 orang yang kena virus Corona. Itu data sementara dan tes masih terus dilakukan.

    "Jadi kesimpulannya, semakin banyak kita mengetes, semakin kita tahu virus ini sedang beredar di mana saja."

    Gubernur Ridwan Kamil mengatakan data tersebut belum dilaporkan ke pusat karena pemerintah daerah masih akan melakukan tes swab untuk memastikan si pasien benar-benar terkena Corona.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.