Ridwan Kamil Sebut 10 dari 117 Positif Corona ada di Jawa Barat

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kesehatan RSUD Chasbullah Abdullmadjid memakai pakaian pelindung saat simulasi penanganan pasien virus corona di Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 5 Maret 2020. RSUD kota Bekasi menyiapkan 1 ruang isolasi untuk penanganan pasien virus Corona usai Gubernur Ridwan Kamil menetapkan status siaga 1 di Jawa Barat terkait antisipasi penanganan virus corona (Covid-19). TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Petugas kesehatan RSUD Chasbullah Abdullmadjid memakai pakaian pelindung saat simulasi penanganan pasien virus corona di Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 5 Maret 2020. RSUD kota Bekasi menyiapkan 1 ruang isolasi untuk penanganan pasien virus Corona usai Gubernur Ridwan Kamil menetapkan status siaga 1 di Jawa Barat terkait antisipasi penanganan virus corona (Covid-19). TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyebut ada 10 orang positif Covid-19 (virus corona) di wilayah mereka. “Hingga Ahad pukul 17.00 WIB, informasi data yang masuk ada 10 orang yang positif Covid-19 di Jawa Barat,” kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dikutip dari rilis Humas Pemprov Jabar, Ahad, 15 Maret 2020.

    Rinciannya, Depok dan Bekasi mencatatkan masing-masing 3 kasus positif Covid-19. Sisanya masing-masing 1 kasus tersebar di Kota Bandung, Kabupaten Cirebon, Purwakarta, serta Cianjur. Dua orang diantaranya meninggal dunia yakni masing-masing warga Cianjur dan Kabupaten Bekasi.

    Ridwan Kamil mengatakan, pemerintah Jawa barat akan merilis sebaran data kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) serta Pasien Dalam Pengawasan (PDP) untuk kasus Covid-19.  Sebaran data tersebut akan dilansir dalam basis kelurahan.

    Data milik pemerintah Jawa Barat ini masih mengacu pada rilis dari Kementerian Kesehatan. Artinya, belum ada penambahan pasien positif Corona secara nasional. Hingga saat ini, sudah ada 117 kasus positif Covid-19 di Indonesia. 

    “Kami menjaga tidak ada data yang melanggar aturan publik, tapi di level kelurahan yang masih sangat luas itu minimal forum pimpinan kelurahan atau kepala desa bisa melakukan social distancing, edukasi, pelacakan,” kata Ridwan Kamil.

    Di situs tersebut juga mencatatkan, pasien Covid-19 yang meninggal di Indonesia sudah 5 orang, 2 orang diantaranya berasal dari Jawa Barat.

    Dari jumlah seluruh kasus di Indonesia tersebut 8 orang telah dinyatakan sembuh. Sementara dari pasien positif Covid-19 di Jawa Barat yang dinyatakan sembuh masih nol kasus.

    Situs Pikobar juga melansir data terakhir kasus Orang Dalam Pemantauan Covid-19 yang seluruhnya menembus 785 orang. Dari jumlah seluruh kasus ODP tersebut, baru 291 orang yang dinyatakan selesai pemantauan selama 14 hari, dan 494 orang sisanya masih dalam pemantauan.

    Sementara jumlah kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Jawa Barat sudah 83 orang. Dari jumlah itu, 54 orang dinyatakan negatif Covid-19, sisanya 29 orang masih dalam pengawasan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.