Pria Tumbang di Jalan Dibiarkan 1 Jam, Ditolong Tim Pakai APD

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kecelakaan motor. all-free-download.com

    Ilustrasi kecelakaan motor. all-free-download.com

    TEMPO, Bandung -  Seorang pria dievakuasi oleh tim medis Pemkot Bandung yang mengenakan APD (Alat Pelindung Diri) lengkap laiknya menangani pasien Covid-19 pada Selasa siang tadi, 31 Maret 2020.

    Korban yang belum diketahui identitasnya itu tiba-tiba tumbang pada saat mengendarai sepeda motor di pertigaan Jalan Jakarta-Sukabumi, Kota Bandung.

    "Jadi saat korban terjatuh, kami berupaya hubungi tim medis mulai dari PMI dan pihak rumah sakit. Sampai kami berupaya mencegat ambulance yang melintas, tetapi tidak ada yang berani karena mereka tidak ada APD untuk evakuasi," kata Kepala Polsek Batununggal Komisaris Ma'sum pada saat dihubungi Tempo, hari ini.

    Ma'sum menerangkan pria tersebut tiba-tiba tersungkur ketika mengendarai sepeda motor. Saat itu, pria tersebut masih sadarkan diri. Meski belum diketahui penyebab dia terjatuhnya, tak ada orang yang berani menolong.

    Karena tak ada yang berani mengevakuasi, pria tersebut dibiarkan tergeletak di tengah jalan hampir 1 jam.

    Ma'sum tak menjelaskan apakah orang-orang tak berani menolong korban karena khawatir korban terpapar virus Corona

    Akhirnya tim dari Puskesmas Kacapiring yang melakukan pemeriksaan awal kepada korban.

    "Dua orang dengan pakai APD seadanya datang ke lokasi melakukan pemeriksaan awal, tetapi tetap tidak ada yang berani untuk evakuasi korban," ucap Ma'sum.

    Berselang 20 menit setelah diperiksa petugas Puskesmas Kacapiring, tim medis Pemkot Bandung tiba.

    Mereka menggunakan APD lengkap seperti protokol penanganan pasien penyakit Covid-19 yang terpapar virus Corona.

    Korban lantas dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung.

    "Saat itu masih sadar. Sekarang ditangani RSHS," kata Ma'sum.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pertanyaan Ganjil dalam TWK yang Mesti Dijawab Pegawai KPK

    Sejumlah pertanyaan yang harus dijawab pegawai KPK dalam TWK dinilai nyeleneh, mulai dari hasrat seksual hingga membaca doa qunut dalam salat.