Ditjen PAS: Hingga Saat Ini Belum Ada Napi Terinfeksi Corona

Reporter

Ilustrasi 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV). REUTERS/CDC

TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM menyebut hingga saat ini, belum ada satu pun tahanan dan narapidana di dalam lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan yang terinfeksi virus Corona. "Belum ada, alhamdulillah," ujar Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Ditjen PAS Rika Aprianti saat dihubungi pada Selasa, 31 Maret 2020.

Ditjen PAS menerapkan standar operasional prosedur (SOP) kesehatan secara ketat ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan adanya dua kasus positif Corona pada awal Maret 2020. Para penghuni rutan dan lapas kini tidak bebas untuk keluar masuk sel seperti biasa.

Petugas akan memeriksa suhu tubuh serta mengarahkan mereka ke bilik disinfektan. "Kalau suhu di atas 37,5 tidak boleh masuk ke sel," kata Rika.

Setiap Kepala Lemabaga Pemasyarakatan atau Lapas atau Kepala Rutan juga diminta untuk memperbanyak pengadaan wastafel atau tempat cuci tangan, serta cairan pencuci tangan atau hand sanitizer untuk mengantisipasi virus Corona.

Seluruh lapas dan rutan menghentikan secara sementara kunjungan kepada narapidana dan tahanan secara fisik. "Sebenarnya di dalam relatif lebih aman, justru yang berbahaya kan dari luar," ucap Rika. Namun, untuk tetap memenuhi hak berkomunikasi, kunjungan secara fisik itu kini digantikan oleh video call.

Rika mengklaim sampai saat ini tidak ada narapidana dan tahanan yang dilaporkan resisten terhadap aturan baru itu. Selain itu, guna mengantisipasi adanya narapidana dan tahanan yang terinfeksi, Kementerian Hukum dan HAM sudah menginstrusikan agar setiap rutan dan lapas menyediakan satu blok khusus yang diperuntukkan sebagai ruang isolasi. Ada ruang isolasi itu untuk yang berstatus ODP dan PDP Corona. “Kalau sampai positif atau sampai sakit berat, pasti kami langsung bawa ke rumah sakit rujukan," kata Rika.






Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

4 hari lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

7 hari lalu

Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

Pemerintah Kanada mengumumkan akan segera mencabut semua pembatasan perjalanan Covid-19.


Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

8 hari lalu

Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

Kanselir Jerman Olaf Scholz terinfeksi virus corona sepulang lawatannya ke Timur Tengah.


Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

13 hari lalu

Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

Jepang melonggarkan perbatasan, namun turis yang masuk hotel tanpa masker akan dilarang.


Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

14 hari lalu

Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

Kasus Corona di AS masih tinggi saat Joe Biden menyatakan pandemi Covid-19 sudah berakhir.


Selandia Baru Tak Lagi Wajibkan Masker dan Imunisasi Covid-19

21 hari lalu

Selandia Baru Tak Lagi Wajibkan Masker dan Imunisasi Covid-19

Selandia Baru menghapuskan aturan ketat yang mewajibkan suntik vaksin virus corona dan menggunakan masker.


Kim Jong Un Sempat Bantah Covid-19, Korea Utara Mulai Vaksinasi Corona November

24 hari lalu

Kim Jong Un Sempat Bantah Covid-19, Korea Utara Mulai Vaksinasi Corona November

Kim Jong Un akan memulai vaksinasi Covid-19 di Korea Utara. Dia khawatir jumlah kasus Corona naik karena musim dingin.


Kasus Harian Covid-19 di Rusia Naik

31 hari lalu

Kasus Harian Covid-19 di Rusia Naik

Rusia mencatat pada Sabtu, 3 Agustus 2022, ada lebih dari 50 ribu kasus baru Covid-19 atau tertinggi dalam enam bulan


Covid-19, Aktivitas Warga Shenzhen Dibatasi

32 hari lalu

Covid-19, Aktivitas Warga Shenzhen Dibatasi

Sejumlah area di Shenzhen memutuskan memperpanjang pembatasan aktivitas warga demi meredam wabah Covid-19.


Kota Chengdu di Cina Lockdown

32 hari lalu

Kota Chengdu di Cina Lockdown

Warga Chengdu harus menjalani lockodown. Kasus Covid-19 di sana ada 157 kasus.