Pemprov Jawa Tengah Bantu Warganya di Jakarta Jika DKI Diisolasi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

    TEMPO.CO, Semarang- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo siap membantu biaya hidup warganya di Jakarta jika pemerintah menerapkan karantina wilayah DKI Jakarta, untuk menekan penyebaran virus Corona atau Covid-19. Biaya hidup warga akan menjadi tanggung jawab pemerintah ketika isolasi diterapkan.

    Pemerintah Jawa Tengah siap membantu pemerintah setempat yang ditinggali warga Jawa Tengah. "Usulannya, jika warga tidak mudik maka masing-masing provinsi harus ngopeni (menghidupi)," kata Ganjar pada Ahad malam, 29 Maret 2020.

    Dia mengakui banyak warga Jateng yang bekerja di daerah lain terutama DKI Jakarta dan sekitarnya. Beberapa hari yang lalu sekitar 100 ribu warga Jawa Tengah telah kembali dari sana. Mereka kini dalam pengawasan Dinas Kesehatan setempat untuk memastikan bebas dari virus Corona.

    Skenario berbagi anggaran menjadi pilihan antar daerah. Sehingga, Covid-19 tak menyebar ke berbagai daerah. Serta Pemda di zona merah Covid-19 tak kewalahan menanggung hidup masyarakat ketika isolasi. "Mari kita sharing APBD. Filantropis dan lainnya kita gerakkan. Mari kita bersama," ujar Ganjar.

    Ganjar mengatakan telah menyiapkan anggaran Rp 1,4 triliun untuk mengatasi pandemi ini. Rancangan itu disodorkan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jateng untuk segera disetujui pekan ini. Ganjar berharap, dewan segera merestui.

    Menurut dia, berdasarkan komunikasi dengan Pemerintah Pusat, dalam waktu dekat akan diterbitkan payung hukum sebagai landasan isolasi. Melalui Peraturan Pemerintah itu isolasi wilayah akan berjalan optimal.

    Melalui PP itu juga kepastian hidup warga yang tak kembali ke kampung halaman akan terjamin. "Kalau ini zona merah, Anda jangan keluar, biar kami yang ngurus. Anda tidak akan kelaparan," ujar Ganjar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.