Menteri Agama: Sayang Keluarga di Kampung, Jangan Mudik Lebaran

Reporter

Menteri Agama Fachrul Razi memberikan sambutan saat pembukaan Rakernas 2020 Dirjen Bimas Islam Kemenag di Gedung Kementrian Agama, Jakarta, Senin, 2 Maret 2020. Tema rakernas kali ini "Pengarusutamaan Gerakan Moderasi Beragama di Indonesia Melalui Pendekatan Dakwah, Budaya Dan Pemberdayaan Ekonomi Umat". TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah belum memutuskan kebijakan mudik lebaran di tengah wabah virus Corona, Menteri Agama Fachrul Razi mengimbau agar masyarakat lebih baik tidak mudik lebaran tahun ini, demi menjaga keselamatan keluarga di kampong halaman. "Katakanlah Kota Jakarta ini, yang sudah banyak terpapar oleh Covid-19. Bisa saja kalau pulang ke kampung, kita membawa benih-benih virus Corona yang akan menular kepada saudara-saudara kita," ujar Fachrul Razi, Sabtu, 28 Maret 2020.

Untuk menyebarkan imbauan itu, ia mengembangkan tagline.
“Kalau sayang orang tua dan saudara di kampung, jangan mudik."
Fachrul mengatakan, dalam beberapa hari ke depan pemerintah akan segera menggelar rapat terbatas membahas soal skenario mudik lebaran di tengah wabah Corona.

Sebelumnya, Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi bersama sejumlah kementerian dan lembaga telah membahas tiga opsi kebijakan terkait mudik lebaran 2020. Tiga opsi itu adalah pertama, business as usual artinya mudik lebaran seperti dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya. 

Kedua, meniadakan mudik gratis oleh perusahaan. Ketiga, skenario pelarangan mudik lebaran. Ketiga opsi ini selanjutnya akan dilaporkan kepada presiden untuk diputuskan yang terbaik.






Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

7 hari lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

10 hari lalu

Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

Pemerintah Kanada mengumumkan akan segera mencabut semua pembatasan perjalanan Covid-19.


Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

10 hari lalu

Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

Kanselir Jerman Olaf Scholz terinfeksi virus corona sepulang lawatannya ke Timur Tengah.


Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

16 hari lalu

Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

Jepang melonggarkan perbatasan, namun turis yang masuk hotel tanpa masker akan dilarang.


Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

17 hari lalu

Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

Kasus Corona di AS masih tinggi saat Joe Biden menyatakan pandemi Covid-19 sudah berakhir.


Azyumardi Azra Meninggal, Menteri Agama Sebut RI Kehilangan Intelektual Berkaliber Dunia

19 hari lalu

Azyumardi Azra Meninggal, Menteri Agama Sebut RI Kehilangan Intelektual Berkaliber Dunia

Menteri Agama Yaqut Cholil menyampaikan duka cita atas meninggalnya Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah sekaligus Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra


Selandia Baru Tak Lagi Wajibkan Masker dan Imunisasi Covid-19

24 hari lalu

Selandia Baru Tak Lagi Wajibkan Masker dan Imunisasi Covid-19

Selandia Baru menghapuskan aturan ketat yang mewajibkan suntik vaksin virus corona dan menggunakan masker.


Kim Jong Un Sempat Bantah Covid-19, Korea Utara Mulai Vaksinasi Corona November

27 hari lalu

Kim Jong Un Sempat Bantah Covid-19, Korea Utara Mulai Vaksinasi Corona November

Kim Jong Un akan memulai vaksinasi Covid-19 di Korea Utara. Dia khawatir jumlah kasus Corona naik karena musim dingin.


Kasus Harian Covid-19 di Rusia Naik

34 hari lalu

Kasus Harian Covid-19 di Rusia Naik

Rusia mencatat pada Sabtu, 3 Agustus 2022, ada lebih dari 50 ribu kasus baru Covid-19 atau tertinggi dalam enam bulan


Covid-19, Aktivitas Warga Shenzhen Dibatasi

35 hari lalu

Covid-19, Aktivitas Warga Shenzhen Dibatasi

Sejumlah area di Shenzhen memutuskan memperpanjang pembatasan aktivitas warga demi meredam wabah Covid-19.