Projo Ajak Masyarakat Mendoakan Ibunda Jokowi dari Rumah

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, di Kompleks Istana Kepresidenan jelang pelantikan wakil menteri 2019-2024, Jakarta, 25 Oktober 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, di Kompleks Istana Kepresidenan jelang pelantikan wakil menteri 2019-2024, Jakarta, 25 Oktober 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, JAKARTA - Ketua Umum organisasi Pro-Jokowi (Projo), Budi Arie Setiadi, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Sudjiatmi Notomihardjo, ibunda dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Ia pun mengajak masyarakat dan pendukung Projo, termasuk yang berdomisili di Solo dan Jawa tengah untuk mendoakan almarhumah dari rumah masing-masing.

    "Masyarakat tidak perlu datang atau melayat ke rumah duka sehingga memunculkan kumpulan dan kerumunan massa," kata Budi dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 25 Maret 2020.

    Budi menjelaskan, mendoakan almarhumah dari rumah masing-masing sudah sangat membantu Presiden Jokowi beserta keluarga yang tengah berduka. Menurut Wakil Menteri Desa PDTT itu, pemerintah juga terbantu denngan hal tersebut dalam upaya pencegahan penularan virus corona alias Covid-19. "Pihak yang berduka sangat memahami kondisi tersebut dan tentunya berterimakasih atas doa dan atensi dari seluruh masyarakat Indonesia ," ujar dia.

    Ibunda Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo, meninggal di Solo pada Rabu, 25 Maret 2020. Mendiang tutup usia pada pukul 16.45 WIB. Sujatmi wafat di usia ke-77 tahun. Berita meninggalnya ibunda Presiden Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo, sebelumnya disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung. "Iya, informasinya benar," tuturnya saat dihubungi wartawan.

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku mendapat mandat dari keluarga untuk menyampaikan imbauan itu kepada masyarakat. Imbauan tersebut diberikan mengingat saat ini tengah terjadi wabah penyakit corona atau Covid-19. Pihak keluarga berharap warga tidak perlu melayat ke rumah duka. "Keluarga akan senang dan bahagia jika warga masyarakat semua mendoakan dari rumah," kata Ganjar di rumah duka."Agar tidak terjadi kerumunan," lanjut dia.

    Sejumlah tokoh pun menyampaikan ucapan belasungkawa, salah satunya adalah Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla alias JK. Ia mengatakan Sudjiatmi merupakan sosok yang sholehah dan selalu mengasuh, serta mendidik anak dan keluarganya dengan penuh kasih sayang.

    "Innalillahi wainnailaihi rajiun. Saya dan istri mengucapkan dukacita dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ibunda Bapak Jokowi, almarhumah Ibu Hj. Sujiatmi, dengan doa semoga Allah SWT menempatkan di tempat yang tinggi di sisinya," kata JK dalam siaran tertulis melalui juru bicaranya, Husain Abdullah, Rabu, 25 Maret 2020.

    Salah satu tokoh lain yang menyampaikan belasungkawa adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies mendoakan agar segala amal ibadah almarhum diterima dan mendapatkan tempat terbaik. Anies juga mendoakan kepada keluarga Presiden Jokowi untuk diberikan ketabahan. "Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Ibu Sujiatmi Notomiharjo, ibunda bapak Presiden Jokowi " tulis Anies di akun Twitternya.

    ADAM PRIREZA | TAUFIQ SIDDIQ | AHMAD RAFIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.