Ikuti Jejak Jokowi, Bobby Nasution Jadi Kader PDIP

Reporter

Bobby Afif Nasution mengungkapkan, bahwa alasannya maju ke Pilkada Kota Medan untuk memajukan ibu kota Sumatera Utara. Untuk maju ke Pilkada, Bobby pun mengaku sudah berkomunikasi dengan sejumlah partai politik. instagram.com/ayanggkahiyang

TEMPO.CO, Medan - Menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution mendatangi kantor DPD PDIP Sumatera Utara hari ini untuk mendaftar sebagai kader PDIP.

Kedatangannya disambut langsung Ketua PDIP Sumut Japorman Saragih. Bobby langsung naik ke lantai dua lalu mengisi formulir pendaftaran sebagai kader partai kemudian kembali turun ke lantai satu dan menjawab pertanyaan wartawan.

Bakal calon wali kota Medan ini mengatakan kedatangannya untuk bersilaturahmi karena sejak mendaftar pada penjaringan balon wali kota ke PDIP, dirinya belum pernah datang lagi.

Adapun mengenai alasannya memilih PDIP karena mertuanya Presiden Jokowi berasal dari partai yang sama. Namun dia menegaskan tidak ada intervensi dalam menentukan pilihan dan tidak ada keharusan agar dirinya menjadi kader partai manapun.

"Saya sebagai seorang anak juga, pasti ingin mengikuti jejak dan meniru orangtuanya. Itu saja," kata Bobby. Ia sudah mengenakan jaket merah berlogo banteng moncong putih itu, Kamis sore, 12 Maret 2020.

Soal partai lain yang juga menjadi pilihannya, Bobby bilang, bersama kader PDIP yang lain sudah sepakat untuk membangun dan menjadikan Kota Medan lebih baik perlu kekuatan bersama-sama dan kolaborasi.

Meski sudah mendaftar sebagai kader PDIP, Bobby tetap berharap mendapat dukungan dari seluruh partai tempat ia mendaftar sebagai bakal calon wali kota Medan. Menurut dia, untuk membangun Kota Medan lebih baik diperlukan kolaborasi.

Ketika disinggung siapa yang akan mendampinginya kelak, Bobby menggeleng. Sebab, sampai hari ini rekomendasinya belum keluar.

"Inilah, sampai detik ini rekomendasi saya belum keluar, agak pusing juga mikirin wakilnya nanti, punya saya belum keluar ini. Jadi mohon doanya supaya rekomendasi saya keluar dan bisa saya sebutkan nanti siapa wakilnya," kata Bobby.

Sementara itu, Japorman mengatakan Bobby sudah menjadi kader PDIP karena sudah menandatangi formulir untuk masuk sebagai kader. Meski begitu, keputusan mengenai dukungan kepada Bobby belum diputuskan secara resmi. Keputusan itu ada di tangan DPP.

"Calon kita ada dua, Pak Akhyar dan Mas Bobby, masing-masing punya peluang yang sama. Tinggal persoalannya sekarang ini, DPP bersama ketum. Kita tegak lurus dengan apa yang diputuskan DPP. Kalau Ibu Ketua Umum mengatakan A, kita tunduk dan taat atas instruksi tersebut," kata Japorman.

Sementara itu, terkait kolaborasi dengan partai lain, Japorman mengatakan pihaknya membuka pintu selebar-lebarya. Sebab, partainya tidak akan sanggup bekerja sendiri, begitu juga dengan Bobby.

Sesuai motto PDIP, yaitu gotong royong, maka semua pihak termasuk jurnalis harus membantu membangun Kota Medan. "Apalagi dengan milenialnya nanti, saya pikir barangkali, pasti Kota Medan akan lebih maju dari kota-kota lain," kata Japorman.






Pengamat Sebut Deklarasi Anies Capres Membuat Poros Politik Makin Mengerucut

46 menit lalu

Pengamat Sebut Deklarasi Anies Capres Membuat Poros Politik Makin Mengerucut

Agung Baskoro menilai deklarasi Anies sebagai sebagai capres oleh NasDem bakal membuat poros politik yang eksis semakin mengerucut.


Penjabat Gubernur DKI Pengganti Anies Baswedan Harus Sosok Netral yang Bebas dari Aliansi Politik

1 jam lalu

Penjabat Gubernur DKI Pengganti Anies Baswedan Harus Sosok Netral yang Bebas dari Aliansi Politik

Lembaga PARA Syndicate menilai sosok Penjabat Gubernur DKI pengganti Anies Baswedan haruslah sosok yang netral bebas dari aliansi politik.


ID FOOD Dukung Gerakan Kemitraan Inklusif UMKM Naik Kelas yang Dirilis Jokowi

3 jam lalu

ID FOOD Dukung Gerakan Kemitraan Inklusif UMKM Naik Kelas yang Dirilis Jokowi

BUMN Holding Pangan ID FOOD ikut mendukung gerakan kemitraan inklusif untuk UMKM Naik Kelas yang diluncurkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersama KADIN Indonesia.


Anies Capres Nasdem, PDIP: Mengada-ada, Proyek TIM Belum Selesai Tapi Diresmikan

4 jam lalu

Anies Capres Nasdem, PDIP: Mengada-ada, Proyek TIM Belum Selesai Tapi Diresmikan

Gembong Warsono memberikan catatan kepada Gubernur Anies Baswedan usai deklarasi dicalonkan menjadi presiden oleh Partai NasDem.


Resmi Jadi Capres Nasdem, Anies Baswedan Diminta PDIP Tak Lagi Bikin Keputusan Strategis

6 jam lalu

Resmi Jadi Capres Nasdem, Anies Baswedan Diminta PDIP Tak Lagi Bikin Keputusan Strategis

Anggota DPRD DKI dari PDIP Gilbert Simanjuntak meminta Anies Baswedan berhenti membuat keputusan strategis yang bisa bebani Pj Gubernur DKI.


Indonesia Terancam Resesi, Stok 9 Pangan Strategis di DKI Jakarta Aman hingga Februari 2023

12 jam lalu

Indonesia Terancam Resesi, Stok 9 Pangan Strategis di DKI Jakarta Aman hingga Februari 2023

Sembilan pangan strategis itu di antaranya beras, daging ayam, daging sapi, dan minyak goreng.


Anies Baswedan Capres NasDem, PDIP: Curiga Dulu Tolak Reklamasi, Kini Proreklamasi

13 jam lalu

Anies Baswedan Capres NasDem, PDIP: Curiga Dulu Tolak Reklamasi, Kini Proreklamasi

Anggota DPRD DKI dari PDIP Gilbert Simanjuntak tidak merasa keberatan dengan deklarasi partai NasDem yang mencapreskan Anies Baswedan.


Surya Paloh Sebut Sudah Bertemu Jokowi Sebelum Deklarasikan Anies Baswedan

13 jam lalu

Surya Paloh Sebut Sudah Bertemu Jokowi Sebelum Deklarasikan Anies Baswedan

Surya Paloh mengatakan, sebelum memilih Anies Baswedan sebagai calon presiden dari Partai NasDem, dia bertemu dengan Presiden Jokowi.


Jokowi Tolak Tanggapi NasDem Usung Anies Jadi Capres 2024

15 jam lalu

Jokowi Tolak Tanggapi NasDem Usung Anies Jadi Capres 2024

Anies Baswedan resmi diusung Partai NasDem menjadi capres untuk perhelatan Pilpres 2024. Diumumkan Surya Paloh.


Jokowi Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan

16 jam lalu

Jokowi Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan

Santunan ini hanya diperuntukkan bagi keluarga korban meninggal dunia dalam tragedi Kanjuruhan. Untuk korban luka diberi pengobatan gratis.