Selesai Jalani Observasi, 188 ABK World Dream Dipulangkan Besok

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • WNI kru kapal World Dream berolah raga bersama petugas di geladak KRI dr Soeharso ketika menuju lokasi observasi COVID-19 Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Kamis, 27 Ferbruari 2020. Mereka akan diobservasi selama 14 hari. ANTARA/HO/Dispenal

    WNI kru kapal World Dream berolah raga bersama petugas di geladak KRI dr Soeharso ketika menuju lokasi observasi COVID-19 Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Kamis, 27 Ferbruari 2020. Mereka akan diobservasi selama 14 hari. ANTARA/HO/Dispenal

    TEMPO.CO, Jakarta - Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu Wilayah Pertahanan 1 Laksamana Madya Yudo Margono mengatakan sebanyak 188 WNI anak buah kapal World Dream telah siap dipulangkan ke daerah asal usai menjalani observasi terkait virus Corona di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu.

    "Jumat mereka selesai observasi dan kondisi terakhir semuanya sehat," ujar Yudo di Pulau Kelapa, Kamis, 12 Maret 2020.

    Para WNI itu telah menjalani observasi selama 14 hari sejak 28 Februari lalu. Pada Jumat hari ini, mereka dijadwalkan selesai diobservasi.

    Menurut Yudo, para ABK itu akan dipulangkan ke Jakarta pada Sabtu, 14 Maret besok menggunakan KRI Semarang-594 dengan tujuan di dermaga Komando Lintas Laut Militer, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

    Selanjutnya para ABK itu akan diterima oleh perwakilan daerah masing-masing. Prosesi penyerahan juga akan ditandai dengan pemberian sertifikat sehat dari Kementerian Kesehatan.

    Dari 188 awak kapal World Dream, 60 persen berasal dari Provinsi Bali dengan dominan profesi sebagai juru masak atau koki. Mereka sebelumnya dijemput menggunakan KRI Soeharso dan dibawa ke Pulau Sebaru.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.