Italia Ditutup Total, Pemerintah Pantau Kondisi WNI

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi memberikan pernyataan pers terkait larangan masuk sementara bagi warga negara asing ke Indonesia di Kantor Kementerian Luar Negeri Jakarta, Kamis 5 Maret 2020. Pemerintah Indonesia mengeluarkan larangan masuk sementara ke Indonesia bagi warga negara asing dari sejumlah wilayah di Iran, Korea Selatan dan Italia terkait menyebarnya virus corona di tiga negara. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi memberikan pernyataan pers terkait larangan masuk sementara bagi warga negara asing ke Indonesia di Kantor Kementerian Luar Negeri Jakarta, Kamis 5 Maret 2020. Pemerintah Indonesia mengeluarkan larangan masuk sementara ke Indonesia bagi warga negara asing dari sejumlah wilayah di Iran, Korea Selatan dan Italia terkait menyebarnya virus corona di tiga negara. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Bogor - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan pemerintah terus memantau kondisi warga negara Indonesia (WNI) yang saat ini masih terjebak di Italia. Saat ini, Italia melakukan penutupan total (total lockdown) yang membuat tak ada orang bisa keluar atau masuk dengan bebas akibat penyebaran virus corona atau COVID-19.

    "Kami terus lakukan kontak dengan KBRI. Oleh karena itu, pada saat pemerintah Italia melakukan lockdown, kami langsung komunikasi dengan dubes kita di Italia, di Roma," kata Retno saat ditemui di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa, 10 Maret 2020.

    Retno mengatakan pemerintah saat ini masih disibukkan dengan situasi penyebaran virus corona di dalam negeri. Namun, ia menegaskan kewajiban pemerintah juga untuk memastikan kondisi WNI di luar negeri baik-baik saja.

    Umumnya, kata Retno, pemerintah akan mencari tahu dulu seberapa banyak WNI yang ada di sana dan di mana saja penyebarannya. Namun ia tak menjelaskan perkembangan terakhir jumlah WNI di Italia. "Jadi kami sedang juga memperhatikan nanti dampak terhadap WNI di Italia seperti apa," kata Retno.

    Laporan media menyebutkan, pada 9 Maret 2020, tercatat hingga Ahad kemarin kasus virus Corona di Italia naik 25 persen dalam waktu 24 jam menjadi 7.375, sementara korban meninggal naik drastis 57 persen pada hari Sabtu, atau dari 233 menjadi 366 kematian dalam 24 jam. Angka tersebut merupakan lonjakan tertinggi yang pernah dialami Italia setelah penyebaran wabah yang melanda negara itu pada 21 Februari lalu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.