KPI Periksa Video Komentator Sepak Bola Risak Suporter Perempuan

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Yuliandre Darwis, saat Memberikan Sambutan Refleksi Akhir Tahun KPI 2016 di Jakarta, Rabu, 21 Desember 2016. Tempo/ Tongam sinambela

    Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Yuliandre Darwis, saat Memberikan Sambutan Refleksi Akhir Tahun KPI 2016 di Jakarta, Rabu, 21 Desember 2016. Tempo/ Tongam sinambela

    TEMPO.CO, Jakarta - Video viral yang diunggah oleh @AlionelMessi_ ramai diperbincangkan publik di media sosial. Berisi potongan cuplikan di mana camera-man tengah menyorot suporter perempuan, komentator pertandingan berkomentar hal yang melecehkan.

    Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) bakal mendalami secara detail potongan cuplikan pertandingan sepak bola dengan komentator pertandingan yang komentarnya melecehkan penonton perempuan. "Kami akan melihat tayangan secara komprehensif dan membawa pleno dalam isi siaran,” kata Komisioner KPI Pusat, Yuliandre saat dihubungi pada Senin, 9 Maret 2020. 

    Jika terbukti melanggar Pedoman dan Standar Bagi Kegiatan Penyelenggaraan Penyiaran (P3SPS) tentang Bab Penghormatan terhadap norma kesopanan dan kesusilaan pasal 9 ayat 2, akan menegur stasiun televisi yang menyiarkan. “Apabila terdapat (pelanggaran) jelas, akan dikenai sanksi," ujar Yuliandre.

    Bentuk sanksi tak hanya berupa teguran. Jika acara atau program itu terus melakukan pelanggaran, KPI akan meminta stasiun televisi untuk memberhentikan. "Kalau tidak ada perubahan, akan kami minta berhentikan programnya."

    KPI mengimbau kepada seluruh pemandu acara atau komentator pertandingan agar berhati-hati dalam berucap. "Karena bagaimanapun ada norma atau aturan yang berlaku dalam hukum penyiaran."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.