Kondisi Kasus 1 dan 2, WNI Positif Virus Corona, Semakin Membaik

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru bicara informasi wabah COVID-19 dr. Achmad Yurianto saat memberikan keterangan pers terkait penanganan wabah COVID-19 di Kantor Staf Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis 5 Maret 2020. TEMPO/Subekti.

    Juru bicara informasi wabah COVID-19 dr. Achmad Yurianto saat memberikan keterangan pers terkait penanganan wabah COVID-19 di Kantor Staf Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis 5 Maret 2020. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara pemerintah untuk penanganan wabah virus Corona, Achmad Yurianto, mengatakan kondisi dua warga Depok (kasus 1 dan 2) positif covid-19 semakin membaik.

    "Hasil lab masih positif Covid-19. Nanti kalau dua kali pemeriksaan lab hasilnya negatif dan tidak ada keluhan apapun, baru bisa dipulangkan," ujar Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta pada Sabtu, 7 Maret 2020.

    Sementara untuk kondisi dua pasien baru yaitu kasus 3 dan 4 juga sudah semakin membaik. "Suhu badan mereka sudah tidak panas lagi. Pilek juga sudah tidak terlalu parah, batuk juga berkurang," ujar Yurianto.

    Saat ini, sudah ada empat kasus positif Covid-19 di Indonesia. Kasus 1 dan 2 adalah kasus warga Depok yang tertular virus Corona dari warga negara Jepang. Sementara kasus 3 dan 4 adalah hasil contact tracing dari kasus 1. Dua pasien baru ini terhubung dari pasien kasus 1 karena melakukan kontak dekat.

    Kementerian Kesehatan akan melacak orang-orang yang pernah berhubungan langsung atau close contact dengan pasien kasus 1,2,3, dan 4 ini. Sejauh ini, dari kasus 1 dan 2, ditemukan lima orang yang diduga melakukan kontak dekat dengan pasien positif Covid-19. Saat ini, kelima orang tersebut sedang diisolasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.