68 WNI Kru Diamond Princess Bakal Diobservasi di Pulau Sebaru

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah penumpang negtif virus corona menggunakan masker saat mengtre untuk diukur suhu tubuhnya ketika meninggalkan kapal pesiar Diamond Princess di Daikoku Pier Cruise Terminal di Yokohama, Jepang, 21 Februari 2020. REUTERS/Athit Perawongmetha

    Sejumlah penumpang negtif virus corona menggunakan masker saat mengtre untuk diukur suhu tubuhnya ketika meninggalkan kapal pesiar Diamond Princess di Daikoku Pier Cruise Terminal di Yokohama, Jepang, 21 Februari 2020. REUTERS/Athit Perawongmetha

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto memperkirakan 68 warga negara Indonesia di Kapal Diamond Princess akan tiba pada 2 Maret mendatang.

    "Kalau berangkatnya Jumat kemarin. Sesuai jadwal, kira-kira nanti paling telat Senin sudah sampai di sini," ucap Achmad saat dihubungi pada Sabtu, 29 Februari 2020.

    Sebanyak 68 WNI itu juga bakal menjalani observasi di Pulau Sebaru Kecil, Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta. Namun, Achmad memastikan, tempat observasi mereka dengan 188 WNI awak Kapal Pesiar World Dream berbeda.

    "Kan Sebaru itu ada delapan gedung yang terpisah-pisah. Nanti kami siapkan satu gedung untuk mereka. Tadi saya kesana untuk mengecek kesiapan gedung," ujar Achmad.

    Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melepas tim evakuasi 68 WNI di Kapal Diamond Princess Yokohama Jepang dengan menggunakan pesawat milik Garuda Indonesia pada Jumat kemarin.

    Setibanya di Indonesia, para WNI dan tim evakuasi akan dijemput oleh bus milik TNI dan menuju Pulau Sebaru Kecil dengan menggunakan KRI dr Soeharso. Para WNI tersebut akan menjalani pemeriksaan kesehatan di KRI dr Soeharso dan juga pengambilan sampel untuk pemeriksaan laboratorium lebih lanjut.

    Adapun KRI dr Soeharso akan bersiaga di perairan Kepulauan Seribu sebagai rumah sakit rujukan selama para WNI menjalani masa observasi kesehatan di Pulau Sebaru Kecil selama 28 hari.

    ANDITA RAHMA | ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.