WNA yang Sempat Dianggap Suspect Corona Dimakamkan di Batam

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kesehatan melakukan layanan desinfeksi guna membersihkan lantai Stasiun Kereta Api Seoul di Seoul, Korea Selatan, 25 Februari 2020. Korban meninggal akibat infeksi virus corona di seluruh dunia hingga kini mencapai 2.801 orang. REUTERS/Kim Hong-Ji

    Petugas kesehatan melakukan layanan desinfeksi guna membersihkan lantai Stasiun Kereta Api Seoul di Seoul, Korea Selatan, 25 Februari 2020. Korban meninggal akibat infeksi virus corona di seluruh dunia hingga kini mencapai 2.801 orang. REUTERS/Kim Hong-Ji

    TEMPO.CO, Jakarta -Jenazah pasien WNA suspect corona dimakamkan di Kota Batam. Jenazah dimakamkan seperti biasanya, karena sudah dipastikan negatif COVID-19.  

    "Pasien dimakamkan seperti biasa, karena statusnya negatif virus corona," kata Sigit Royanto Direktur Rumah Sakit Badan Pengusaha Batam (RSBP) kepada Tempo, Jumat, 28 Februari 2020.
     
    Sigit menjelaskan, Rumah Sakit Badan Pengusaha Batam mendapatkan rujukan dari rumah swasta di Kota Batam terkait kondisi pasien tersebut. Setelah melihat gejala pasien mirip suspect Corona, rumah sakit memasukkan WNA ini ke ruang isolasi. "Itu dirujuk tanggal 20 Februari ke kami," kata Sigit. 
     
    Pada 22 Februari 2020, WNA berinisial ALS, 61 tahun itu meninggal dunia. Dihari yang sama SWAP pasien dikirimkan ke Kemenkes pusat untuk diuji lab. "Tanggal 24 Februari hasilnya keluar pasien negatif corona," kata dia. 
     
    Jenazah belum dipulangkan ke keluarga sejak 22 Februari sampai 26 Februari. Sebab, WNA ini memiliki dua keluarga yaitu di Batam dan Singapura. "26 Februari keluarga sepakat jenazah dimakamkan di Nongsa, Kota Batam," katanya. 
     
    Sigit melanjutkan, RSBP sudah menangani tiga pasien suscpect Covid-19. "Dua diantaranya sembuh dan 1 meninggal. Tetapi semuanya negatif corona," kata dia. 

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.