Persiapan Petugas Menjelang Kedatangan WNI di Pulau Sebaru

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana Pulau Sebaru Kecil di Kepulauan Seribu, Jakarta, Rabu, 26 Februari 2020. Lokasi observasi ini dilengkapi dengan alat komunikasi, CCTV hingga rumah sakit mini. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    Suasana Pulau Sebaru Kecil di Kepulauan Seribu, Jakarta, Rabu, 26 Februari 2020. Lokasi observasi ini dilengkapi dengan alat komunikasi, CCTV hingga rumah sakit mini. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memerintahkan personel Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) untuk lembur hari ini. Ia meminta mereka menyelesaikan persiapan penyambutan dan observasi WNI anak buah kapal World Dream yang terdampak penyebaran virus Corona di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu.

    Hadi beralasan persiapan observasi di Pulau Sebaru Kecil baru 85 persen. Sejumlah alat penunjang seperti toilet portable, mesin genset, penjernih air, oksigen, dan lainnya belum terpasang.

    "Sehingga para prajurit dan komponen masyarakat sesuai arahan saya semua hari ini lembur," kata Hadi saat meninjau lokasi observasi, Kamis, 27 Februari 2020.

    Hadi menuturkan para WNI yang menjadi ABKWorldDream diperkirakan akan tiba di lokasi observasi besok siang. Saat ini, mereka masih dalam perjalanan menuju Sebaru

    Bila seluruh persiapan rampung, Hadi berharap sesampainya mereka di Pulau Sebaru Kecil bisa langsung beristirahat. "Mereka sudah enggak kesulitan lagi. Bisa masuk kamar, ruangannya ber-AC dan apabila harus ke toilet, toilet sudah siap," kata dia.

    Selain itu, Hadi memerintahkan petugas gabungan memberikan kegiatan positif kepada mereka. Ia memerintahkan agar petugas memperlakukan mereka sama seperti saat observasi WNI dari Wuhan, Cina di Pulau Natuna.

    Proses observasi WNI ini dilakukan oleh 762 orang anggota Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad). Komandan Kogasgabpad Laksamana Madya Yudo Margono mengatakan mereka terdiri dari pasukan TNI, Polri, Kementerian Kesehatan, BNPB, dan unsur masyarakat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara