Promosi Wisata Pakai Influencer, Peneliti: Belum Tentu Efektif

Pavilun Indonesia dalam pasar wisata F.re.e Munich. Dok. Kemenparekraf

TEMPO.CO, Jakarta - Peneliti Center for Innovation Policy and Governance (CIPG), Rinaldi Camil, menilai penggunaan influencer belum tentu berpengaruh terhadap peningkatan industri pariwisata di Indonesia.

"Apakah Rp 72 miliar akan berpengaruh langsung ke peningkatan industri pariwisata, dalam arti angka penjualan, itu belum tentu," kata Rinaldi kepada Tempo, Rabu, 26 Februari 2020. Rinaldi pernah mengeluarkan penelitian terkait penggunaan buzzer dan influencer untuk pemasaran suatu produk.

Rinaldi mengatakan, selama ini influencer banyak digunakan sebuah merek dagang untuk kebutuhan meningkatkan engagement, awareness, reach, dan impression. Artinya, kata dia, yang dibangun adalah brand sebagai top of mind.

Sehingga, Rinaldi mengatakan efektivitas penggunaan anggaran sebesar Rp 72 miliar untuk promosi wisata dengan menggunakan influencer akan tergantung dari strategi yang diterapkan.

"Artinya siapa influencer yang digunakan, bagaimana kontennya, siapa target yang disasar. Karena penggunaan influencer selama ini dinilai efektif untuk menjangkau target pasar spesifik," ujarnya.

Meski belum tentu berdampak langsung, kata Rinaldi, biasanya akan ada strategi lanjutan untuk peningkatan penjualan atau kunjungan wisatawan.

Pemerintah berencana mengucurkan dana untuk media dan influencer (pemengaruh) sebesar Rp 72 miliar dalam rangka promosi wisata. Hal ini diungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto setelah mengikuti rapat terbatas antisipasi penyebaran virus corona terhadap perekonomian Indonesia bersama Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

 






5 Rekomendasi Wisata Sejarah di Lembang, Misteri Rumah Keluarga Ursone

15 jam lalu

5 Rekomendasi Wisata Sejarah di Lembang, Misteri Rumah Keluarga Ursone

Ada wisata sejarah di Lembang, Kota Bandung yang patut Anda kunjungi. Berikut 5 rekomendasinya.


Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

2 hari lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


Peminat Walking Tour Membeludak, Menikmati Wajah Baru Jakarta dengan Jalur Pedestrian yang Lebar

3 hari lalu

Peminat Walking Tour Membeludak, Menikmati Wajah Baru Jakarta dengan Jalur Pedestrian yang Lebar

Pemprov DKI Jakarta menggelar kegiatan walking tour menikmati wisata urban di Ibu Kota. Didukung jalur pedestrian yang lebar.


5 Daya Pikat Siprus sebagai Destinasi Wisata

3 hari lalu

5 Daya Pikat Siprus sebagai Destinasi Wisata

Siprus dihuni kucing lebih banyak daripada populasi manusia


5 Destinasi Wisata di Siprus

3 hari lalu

5 Destinasi Wisata di Siprus

Siprus negara yang berada di wilayah laut Mediterania timur


Inilah 5 Wisata Alam yang Ada di Banyuwangi

5 hari lalu

Inilah 5 Wisata Alam yang Ada di Banyuwangi

Salah satu daerah yang menyediakan wisata alam dengan berbagai jenis yaitu Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.


Grey Nomad, Perjalanan Wisata tanpa Tujuan?

6 hari lalu

Grey Nomad, Perjalanan Wisata tanpa Tujuan?

Grey nomad perjalanan atau bertualang tanpa tujuan pasti


Wisata ke Museum Batu Bara, Rasakan Pengalaman Serasa di Tambang Bawah Tanah

8 hari lalu

Wisata ke Museum Batu Bara, Rasakan Pengalaman Serasa di Tambang Bawah Tanah

Museum Batu Bara memiliki beragam koleksi dan fasilitas yang bisa menjadi wisata edukasi bagi masyarakat.


Kumpulkan Jejaring Diaspora, Yogyakarta Promosikan Wisata ke Mancanegara

11 hari lalu

Kumpulkan Jejaring Diaspora, Yogyakarta Promosikan Wisata ke Mancanegara

Pemulihan pariwisata Yogyakarta tidak bisa sekadar membuat program-program dan paket wisata.


Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

11 hari lalu

Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

Jepang melonggarkan perbatasan, namun turis yang masuk hotel tanpa masker akan dilarang.