Kasus Penipuan Putri Arab Saudi, Penyidik Sita 2 Mobil Tersangka

Reporter

Ilustrasi Penipuan. vocfm.co

TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri menyita dua mobil milik tersangka penipuan terhadap Putri Arab Saudi, Lolowah binti Mohammed bin Abdullah Al-Saud. Dua mobil itu disita dari rumah milik tersangka Evie Marindo Christina yang berada di Malang, Jawa Timur. Evie sendiri masih berstatus buron.

“Disita barang bukti dari tersangka penipu putri Arab berupa mobil Audi dan Vellvire,” ujar Direktur Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri Brigadir Jenderal Ferdy Sambo melalui keterangan tertulis pada Kamis, 20 Februari 2020.

Sebelumnya, penyidik, kata Febrie, telah memblokir 26 aset milik Evie yang berada di Bali dan Jawa Timur. Puluhan aset yang disita itu berupa sertifikat hak milik tanah dan bangunan.

Dalam perkara ini, Evie bersama anaknya, EAH alias Eka, disangka menipu Lolowah sebesar Rp 512 miliar dengan menawarkan investasi properti di Bali. Namun, hanya EAH alias Eka yang telah ditangkap oleh kepolisian pada akhir Januari 2020 lalu.

Adapun EMC alias Evie hingga kini masih buron. Evie dan EAH alias Eka pun disangkakan melanggar Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP dan/atau Pasal 3 dan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan PemberantasanTindak Pidana Pencucian Uang






LPSK Siap Memberi Pelindungan kepada Aremania yang Terancam

4 jam lalu

LPSK Siap Memberi Pelindungan kepada Aremania yang Terancam

LPSK akan memberi perlindungan kepada Aremania yang terancam dan mengalami intimidasi.


Tragedi Kanjuruhan: ICJR Dorong 28 Polisi Tak Hanya Diperiksa Soal Kode Etik, tapi juga Pidana

11 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan: ICJR Dorong 28 Polisi Tak Hanya Diperiksa Soal Kode Etik, tapi juga Pidana

ICJR mendorong 28 anggota polisi yang diduga terlibat dalam tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022, diperiksa dalam dugaan pelanggaran pidana


Ini Penyebab Dua Polisi Meninggal saat Tragedi Kanjuruhan

12 jam lalu

Ini Penyebab Dua Polisi Meninggal saat Tragedi Kanjuruhan

Dua personel polisi tewas dalam tragedi Kanjuruhan, Sabtu 1 Oktober 2022 lalu. Keduanya tewas saat berada di tribun selatan


Lesti Kejora Laporkan Rizky Billar KDRT, Polisi Akan Pertemukan 2 Selebritas Ini

1 hari lalu

Lesti Kejora Laporkan Rizky Billar KDRT, Polisi Akan Pertemukan 2 Selebritas Ini

Polres Metro Jakarta Selatan mengecek TKP Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).yang dialami penyanyi Lesti Kejora.


Anggota DPRD Bantul Yang Ditangkap Polisi Diduga Berkaitan Jasa Makelar CPNS

1 hari lalu

Anggota DPRD Bantul Yang Ditangkap Polisi Diduga Berkaitan Jasa Makelar CPNS

Anggota DPRD yang juga menjabat Ketua Komisi D itu ditangkap paksa Polda DIY sejak Jumat, 30 September 2022.


Polisi Bisa Tilang Manual Pelanggar di Operasi Zebra 2022

1 hari lalu

Polisi Bisa Tilang Manual Pelanggar di Operasi Zebra 2022

Polri melalui Korps Lalu Lintas (Korlantas) bisa melakukan tilang manual kepada para pelanggar di Operasi Zebra 2022.


Intip Spesifikasi K9, Mobil Polisi yang Kena Amukan Oknum Suporter

1 hari lalu

Intip Spesifikasi K9, Mobil Polisi yang Kena Amukan Oknum Suporter

Oknum suporter membuat kerusahan usai pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan dengan merusak mobil K9 milik polisi.


Aksi Protes Buntut Kematian Mahsa Amini di Iran Masuk Pekan Ketiga

2 hari lalu

Aksi Protes Buntut Kematian Mahsa Amini di Iran Masuk Pekan Ketiga

Unjuk rasa di Iran buntut kematian Mahsa Amini memasuki pekan ketiga dan terjadi di penjuru wilayah Iran.


KontraS Sebut Ada 4 Dugaan Pelanggaran Hukum dan HAM di Tragedi Kanjuruhan

2 hari lalu

KontraS Sebut Ada 4 Dugaan Pelanggaran Hukum dan HAM di Tragedi Kanjuruhan

KontraS menyatakan setidaknya ada empat argumentasi mengapa dugaan pelanggaran hukum dan HAM terjadi dalam Tragedi Kanjuruhan.


Bukan Hanya Regulasi FIFA, Penggunaan Gas Air Mata Sangat Tak Dibenarkan Amnesty International

2 hari lalu

Bukan Hanya Regulasi FIFA, Penggunaan Gas Air Mata Sangat Tak Dibenarkan Amnesty International

Selain melanggar regulasi FIFA, penggunaan gas air mata sangat tidak dibenarkan oleh Amnesty Internasional.