Panitia Gereja di Karimun Diproses Hukum, Ini Kata Mabes Polri

Reporter

Editor

Amirullah

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri, Brigadir Jenderal (Brigjen) Argo Yuwono melakukan konferensi pers terkait tersangka penyiraman penyidik senior KPK, Novel Baswedan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 27 Desember 2019. Novel disiram air keras oleh dua orang tak dikenal pada 11 April 2017. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Argo Yuwono mengemukakan alasan pihaknya memanggil Romesko Purba, panitia pembangunan Gereja Katolik Paroki Santo Joseph Tanjung Balai, Karimun, Kepulauan Riau. Romesko dilaporkan ke Kepolisian Resor Karimun atas tuduhan menista agama melalui Facebook.

"Yang bersangkutan dimintai keterangan untuk mengetahui kejadian atau peristiwa yang sebenarnya seperti apa," ujar Argo saat dihubungi pada Ahad, 16 Februari 2020.

Romesko dipanggil pihak kepolisian pada 14 Februari 2020. Ia dipanggil dalam kasus ujaran kebencian dan penghinaan terhadap umat Islam melalui Facebook.

Kendati demikian, Argo tak menjawab ihwal apakah Romesko akan tetap diproses hukum atau tidak.

Sebagai informasi, renovasi Gereja Karimun ini belakangan menjadi polemik setelah Izin Mendirikan Bangunan gereja ini digugat sekelompok orang ke Pengadilan Tata Usaha Negara. Kelompok tersebut bahkan sempat berdemo menolak pembangunan gereja ini. Dalam salah satu demo, massa menuntut Romesko diusir dari Karimun.

ANDITA RAHMA | M. ROSSENO AJI






Menteri PUPR Minta Pembangunan Gereja Katedral Kupang Dipercepat, Pekerja Ditambah

21 jam lalu

Menteri PUPR Minta Pembangunan Gereja Katedral Kupang Dipercepat, Pekerja Ditambah

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan saat ini capaian pembangunan Gereja Katedral Kristus Raja Kupang baru 60 persen.


Mabes Polri Ungkap 612 Kasus Judi Online Sepanjang 2022

2 hari lalu

Mabes Polri Ungkap 612 Kasus Judi Online Sepanjang 2022

Tidak hanya pidana judinya, pelaku serta bandar judi online juga dijerat pasal pencucian uang.


Mabes Polri Menyebut Tidak Ada Anggota Terlibat Peretasan Awak Narasi TV

2 hari lalu

Mabes Polri Menyebut Tidak Ada Anggota Terlibat Peretasan Awak Narasi TV

Kadiv Humas Polri Dedi Prasetyo megatakan tidak ada anggota kepolisian yang terlibat peretasan akun digital milik sejumlah awak redaksi Narasi TV


Kasus Obstruction of Justice Brigadir J Lambat Tuntas, Pemerhati Hukum Desak Jokowi Lakukan Terobosan

4 hari lalu

Kasus Obstruction of Justice Brigadir J Lambat Tuntas, Pemerhati Hukum Desak Jokowi Lakukan Terobosan

Pemerhati hukum mendesak kasus obstruction of justice dalam kasus Brigadir J agar cepat dituntaskan


Pertimbangan di Balik Ditolaknya Banding Ferdy Sambo

11 hari lalu

Pertimbangan di Balik Ditolaknya Banding Ferdy Sambo

Penolakan banding yang diajukan oleh Ferdy Sambo didasarkan pada perilaku yang dilakukan oleh Sambo termasuk perbuatan tercela dan,,,


Banding PTDH Ditolak, Pemecatan Ferdy Sambo Sudah Final

13 hari lalu

Banding PTDH Ditolak, Pemecatan Ferdy Sambo Sudah Final

Adapun keputusan sidang banding ini akan diserahkan kepada Ferdy Sambo dalam waktu 3-5 hari.


Polri Tidak akan Gelar Seremoni Pemecatan Ferdy Sambo

13 hari lalu

Polri Tidak akan Gelar Seremoni Pemecatan Ferdy Sambo

Keputusan banding bersifat final dan mengikat, sehingga tidak ada lagi upaya hukum yang bisa dilakukan Ferdy Sambo.


Banding Ditolak, Ferdy Sambo Resmi Dipecat sebagai Anggota Polri

13 hari lalu

Banding Ditolak, Ferdy Sambo Resmi Dipecat sebagai Anggota Polri

Sidang banding tidak menghadirkan pelanggar atau Ferdy Sambo maupun pendampingnya.


Disangka Bantu Bjorka, Pemuda Madiun Dijerat Empat Pasal UU ITE

13 hari lalu

Disangka Bantu Bjorka, Pemuda Madiun Dijerat Empat Pasal UU ITE

Merujuk hasil interogasi pihak kepolisian, motif MAH membantu Bjorka adalah ingin terkenal dan memperoleh banyak uang.


Polri Jelaskan Peran Ipda Arsyad yang Jalani Sidang Etik di Kasus Ferdy Sambo

15 hari lalu

Polri Jelaskan Peran Ipda Arsyad yang Jalani Sidang Etik di Kasus Ferdy Sambo

Sidang etik terhadap Arsyad ditunda dan akan dilanjutkan kembali pada Senin 26 September 2022.