Karantina WNI, Istana Ucapkan Terima Kasih untuk Warga Natuna

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China melakukan aktivitas menjelang pemulangan di hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Jumat 14 Februari 2020. Sejumlah WNI mulai membuka masker mereka menjelang berakhirnya masa observasi.  ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

    Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China melakukan aktivitas menjelang pemulangan di hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Jumat 14 Februari 2020. Sejumlah WNI mulai membuka masker mereka menjelang berakhirnya masa observasi. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, JakartaJuru Bicara Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Fadjroel Rachman, mengatakan Presiden menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Natuna yang telah menjadi tuan rumah bagi WNI yang dievakuasi dari Provinsi Hubei, Cina. Dua ratusan WNI ini tiba di Natuna pada Sabtu, 2 Februari 2020 untuk dikarantina. Mereka dievakuasi dari Wuhan untuk menghindari wabah virus Corona.

    “Terima kasih sebanyak-banyaknya dan hormat sehormat-hormatnya untuk seluruh warga Natuna yang menjadi tuan rumah saudara sebangsa 285 orang menjalani transit observasi dari Provinsi Hubei, hingga hari kepulangan pada Sabtu 15 Februari 2020,” kata Fadjroel Rachman dalam pesannya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu, 15 Februari 2020.

    Ia mengatakan Menteri Kesehatan beserta seluruh Kementerian Koordinator, Kementerian, dan Lembaga terkait sesuai Inpres Nomor 4/2019 menjamin bahwa semua WNI tersebut dalam keadaan sehat.

    WNI juga telah menjalani program transit observasi di Natuna sesuai dengan protokol Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

    “Keyakinan tersebut dinyatakan kembali oleh Presiden Joko Widodo bahwa Pemerintah mengikuti semua proses protokol kesehatan dari WHO pada Jumat, 14 Februari 2020 di Magelang,” katanya.

    Kemudian kata dia, Pemerintah Indonesia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang berjasa selama mereka berada dan dievakuasi dari Provinsi Hubei, terutama Pemerintah Cina di mana Presiden Joko Widodo juga menelpon langsung Presiden Xi Jinping.

    “Selanjutnya kepada Menlu dan Dubes RI di sana serta seluruh tim yang menjaga dan menjemput mereka, dan kepada Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten atau Kota yang akan menjemput mereka di Bandara Halim Perdana Kusuma, serta mengantar mereka kepada keluarga masing-masing,” katanya.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.