KPK Periksa Kepala Sekretariat PDIP untuk Kasus Harun Masiku

Kepala Sekretariat DPP PDI Perjuangan, Yoseph Aryo Adhi Dharmo, seusai memenuhi panggilan penyidik untuk menjalani pemeriksaan, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Kamis, 13 Februari 2020. Yosephdiperiksa sebagai saksi dalam dugaan menerima hadiah atau janji terkait penetapan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI terpilih 2019-2024. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi akan memeriksa Kepala Sekretariat DPP PDIP Yoseph Aryo Adhi Dharmo dalam kasus suap pergantian antarwaktu yang menyeret kader PDIP Harun Masiku. "Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk WS," kata pelaksana tugas juru bicara KPK, Ali Fikri, Kamis, 13 Februari 2020. WS adalah Komisioner Komisi Pemilihan Umum Wahyu Setiawan, tersangka dalam perkara suap ini.

Sejumlah pengurus dan staf kantor PDIP juga sudah diperiksa dalam kasus ini. Mereka di antaranya Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, dan advokat PDIP Donny Tri Istiqomah. Seusai diperiksa, Donny mengakui mendapat titipan Rp 400 juta dari staf petinggi PDIP. Uang itu kemudian diserahkan ke Wahyu, melalui kader PDIP lainnya Saeful Bahri yang ditetapkan menjadi tersangka.

Harun dan Saeful diduga menyuap Wahyu sehubungan dengan pergantian antarwaktu anggota DPR. Harun diduga ingin agar Wahyu membantunya menjadi anggota DPR melalui mekanisme tersebut.

Kasus bermula ketika Nazarudin Kiemas, caleg PDIP di Daerah Pemilihan Sumatera Selatan I meninggal. PDIP ingin agar kursi DPR Nazarudin diserahkan ke Harun. Akan tetapi, KPU menunjuk caleg dengan perolehan suara terbanyak kedua, Riezky Aprilia untuk menggantikan Nazarudin. Suap dari Harun Masiku diduga diberikan untuk mengubah keputusan KPU.

Dalam kasus ini, tim KPK sempat akan menyegel ruangan Sekretaris PDIP Hasto Kristiyanto di kantor PDIP. Namun, tim KPK dilarang oleh satuan pengamanan kantor karena belum mendapatkan izin atasannya. Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar berkata tim meninggalkan lokasi untuk menyegel tempat lainnya. Ia mengatakan tim KPK telah membawa surat tugas lengkap. Hingga kini, KPK belum menjamah markas partai banteng itu.

PDIP menganggap tim KPK berupaya menggeledah kantornya, bukan hanya menyegel. Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat mengatakan tim KPK tak dilengkapi surat tugas untuk penggeledahan. Adapun Hasto menyangkal terlibat kasus ini.






PDIP Jelaskan Soal Video Viral Puan Maharani Cemberut Saat Bagi-bagi Kaos di Bekasi

4 jam lalu

PDIP Jelaskan Soal Video Viral Puan Maharani Cemberut Saat Bagi-bagi Kaos di Bekasi

Viral video Puan Maharani bagi-bagi kaos di Bekasi dengan wajah cemberut. PDIP memberikan klarifikasi apa yang terjadi saat itu.


Jelang Pemilu 2024, Inilah 3 Parpol yang Saling Mengklaim sebagai Partai Wong Cilik

5 jam lalu

Jelang Pemilu 2024, Inilah 3 Parpol yang Saling Mengklaim sebagai Partai Wong Cilik

Menuju Pemilu 2024, setidaknya ada tiga parpol yang mengklaim sebagai partai wong cilik, Siapa saja mereka?


Survei LSJ: PDIP Unggul dengan 22,8 Persen Disusul Gerindra, Demokrat Melejit ke Posisi Empat

13 jam lalu

Survei LSJ: PDIP Unggul dengan 22,8 Persen Disusul Gerindra, Demokrat Melejit ke Posisi Empat

PDIP memiliki elektabilitas tertinggi 22,8 persen disusul dengan Partai Gerindra dengan 16,9 persen. Kemudian Golkar dengan 10,3 persen.


PDIP Kecam Anies Baswedan Gagal Benahi Transportasi Jakarta, Firaun Juga Bisa

19 jam lalu

PDIP Kecam Anies Baswedan Gagal Benahi Transportasi Jakarta, Firaun Juga Bisa

Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak menyebut Gubernur Anies Baswedan gagal memperbaiki transportasi Jakarta.


PDIP dan PKB Klaim Partai Wong Cilik, Gerindra Juga Mengaku Sama

1 hari lalu

PDIP dan PKB Klaim Partai Wong Cilik, Gerindra Juga Mengaku Sama

Menurut Dasco, lumbung suara Ketua Umum Gerindra Prabowo yang digadang-gadang menjadi capres 2024 juga berasal dari petani dan nelayan.


Survei CSIS: Elektabilitas Demokrat Samai Golkar, PDIP Tertinggi

1 hari lalu

Survei CSIS: Elektabilitas Demokrat Samai Golkar, PDIP Tertinggi

Tingkat elektabilitas PDIP mencapai 21,6 persen; Demokrat dan Golkar mencapai 11,3 persen.


Puan Maharani Lanjut Safari Politik, PDIP: Keran Komunikasi dengan Golkar Sudah Dibuka

1 hari lalu

Puan Maharani Lanjut Safari Politik, PDIP: Keran Komunikasi dengan Golkar Sudah Dibuka

Puan Maharani akan melanjutkan safari politiknya. PDIP menyebut sudah berkomunikasi dengan Golkar. Tergantung kecocokan waktu.


Puan Maharani: PDIP dan PKB Sama-sama Partai Wong Sendal Jepit

2 hari lalu

Puan Maharani: PDIP dan PKB Sama-sama Partai Wong Sendal Jepit

Sebagai Ketua DPR, Puan Maharani menyebut dirinya sudah sering bertukar pikiran dengan Cak Imin yang juga Wakil Ketua DPR di Gedung DPR.


Kala Dewan Kolonel Jadi Guyon di Pertemuan Puan Maharani dan Cak Imin

2 hari lalu

Kala Dewan Kolonel Jadi Guyon di Pertemuan Puan Maharani dan Cak Imin

Pertemuan Puan Maharani dan Cak Imin diwarnai candaan seputar Dewan Kolonel yang diinisiasi politkus PDIP Johan Budi Pribaowo.


Puan Maharani soal Dewan Kolonel: Itu Hanya Nama dan Bentukan

2 hari lalu

Puan Maharani soal Dewan Kolonel: Itu Hanya Nama dan Bentukan

Hari ini di Taman Makam Pahlawan, mereka yang mengisi Dewan Kolonel hadir mendampingi Puan Maharani.