Polisi Temukan Jasad Penagih Utang Bos Ramen yang Tewas Dibunuh

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pembunuhan. indiatoday.in

    Ilustrasi pembunuhan. indiatoday.in

    TEMPO.CO, Jakarta - Jasad Edward Silaban, penagih utang yang menjadi korban pembunuhan yang diduga dilakukan oleh manajer kedai ramen di Kabupaten Bandung, ditemukan di dasar jurang di Curug Cisaronde, Jalan Cisaronde, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas, Kabupayen Bandung Barat, Senin, 3 Februari 2020.

    "Alhamdulilah, sudah ditemukan dan saat ini sedang dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Sartika Asih untuk autopsi," ujar Kepala Polresta Bandung Komisaris Besar Hendra Kurniawan melalui keterangan tertulis yang diterima Tempo, Senin, 3 Februari 2020.

    Jenazah Edward ditemukan sudah dalam keadaan membusuk. Diperkirakan jenazah Edward dibuang di tempat tersebut sejak tanggal 28 Januari 2020.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun Tempo dari pihak kepolisian, Edward dibunuh saat ia berada di kedai ramen milik LJ. Ia diringkus oleh sekitar 5 orang. Setelah itu jenazah Edward dibawa menggunakan mobil oleh LJ ke arah Cillin, Kabupaten Bandung Barat.

    Atas peristiwa ini polisi telah menangkap tujuh orang terduga pelaku. Mereka telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan.

    Edward sempat dikabarkan hilang oleh keluarganya setelah terakhir mengunjungi kedai ramen milik LJ, pada 28 Januari 2020. Edward saat itu berkunjung untuk mengambil utang dari LJ. Menurut keluarga korban, LJ memilki utang kepada Edward sejumlah Rp 70 juta.

    Keluarga sempat menemukan sepeda motor korban di belakang kedai tersebut. Motor korban disembunyikan oleh para pelaku dengan cara ditutupi oleh tumpukan kasur.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPK Berencana Menghapus Hasil Penyadapan 36 Perkara

    Terdapat mekanisme yang tak tegas mengenai penghapusan hasil penyadapan 36 penyelidikan yang dihentikan KPK.