Data Janggal Imigrasi di Sekitar Kepulangan Harun Masiku

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pria yang diduga Harun Masiku terekam kamera CCTV di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta. Senior Manager Of Branch Communication and Legal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengakui rekaman CCTV berada Bandara Soekarno-Hatta. Istimewa

    Pria yang diduga Harun Masiku terekam kamera CCTV di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta. Senior Manager Of Branch Communication and Legal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengakui rekaman CCTV berada Bandara Soekarno-Hatta. Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Jenderal Imigrasi pada Rabu, 22 Januari kemarin, akhirnya mengakui kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang terlibat suap Komisioner KPU, Harun Masiku, sudah kembali ke Indonesia sejak 7 Januari 2020. Pembeberan data ini berjarak 15 hari dari kepulangan Harun ke tanah air, dan 13 hari dari operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh KPK.

    "Kami sebelumnya belum berani menjawab (pertanyaan tentang keberadaan Harun), karena litbang belum punya data lengkap," kata Kepala Biro Humas Kementerian Hukum dan HAM Bambang Wiyono dalam konferensi pers di Gedung Imigrasi, Kemenkumham, Jakarta pada Rabu, 22 Januari 2020.

    Sebelumnya, Imigrasi menyatakan Harun Masiku masih di luar negeri setelah operasi tangkap tangan KPK pada Kamis, 9 Januari 2020. Harun diketahui pergi ke Singapura pada 6 Januari 2020.

    Data itu dipakai oleh KPK dalam pencarian tersangka Harun Masiku sampai muncul status buron. Namun, Tempo mengungkap fakta bahwa Harun Masiku sudah kembali lagi ke Indonesia 7 Januari 2020 yang artinya ketika OTT KPK terjadi dia berada di Indonesia.

    Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Imigrasi Arvin Gumilang menjelaskan keterlambatan data seperti kedatangan Harun Masiku di Soekarno-Hatta pada 7 Januari 2020 tak lazim terjadi. Biasanya hal semacam itu terjadi karena mati listrik di Soekarno-Hatta.

    PT PLN (Persero) yang memasok listrik Bandara Soekarno-Hatta menampik dugaan adanya gangguan setrum dalam beberapa bulan belakangan. Menurut General Manager PLN Distribusi Banten, Dody Pangaribuan, sekalipun ada gangguan, pengelola bandara sudah menyediakan pasokan cadangan untuk fasilitas yang dianggap vital. "Sejak Oktober 2019 tidak ada gangguan pasokan listrik PLN ke Bandara Soekarno-Hatta," kata Dody.

    FIKRI ARIGI | HALIDA BUNGA | KORAN TEMPO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.