Terganggu Saat Jawab Wartawan, Tito Karnavian Tegur Anak Buah

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kementerian Dalam Negeri Tito Karnavian disambut oleh Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah tiba saat akan meninjau langsung posko pengungsian korban banjir di Gor Pengadegan, Jakarta Selatan, Selasa 7 Januari 2020. Bantuan yang diberikan bervariasi, mulai dari makanan, pakaian, hingga perlengkapan bayi. TEMPO/Ahmad Tri Hawaari

    Kementerian Dalam Negeri Tito Karnavian disambut oleh Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah tiba saat akan meninjau langsung posko pengungsian korban banjir di Gor Pengadegan, Jakarta Selatan, Selasa 7 Januari 2020. Bantuan yang diberikan bervariasi, mulai dari makanan, pakaian, hingga perlengkapan bayi. TEMPO/Ahmad Tri Hawaari

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegur anak buahnya yang terus berbisik-bisik saat dirinya sedang menjawab pertanyaan awak media. Peristiwa ini terjadi saat Tito meladeni pertanyaan wartawan seusai rapat dengar pendapat dengan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 22 Januari 2020.

    Awalnya, Tito sedang menjawab pertanyaan tentang keinginan Komisi II agar Kemendagri menangani pembahasan Rancangan Undang-undang tentang Ibu Kota Negara. Dia mengatakan masalah itu bersifat lintas sektoral sehingga Kemendagri tidak mampu melakukannya.

    "Kami hargai keinginan dari teman-teman Komisi dua, tapi ini IKN (ibu kota negara) ini lintas sektoral. Satu, pengadaan tanahnya melibatkan Kementerian ATR, Kementerian KLH, pemerintah daerah. Melibatkan Menkomaritim dan Investasi untuk masalah investasi pembangunan, mampu enggak dikerjakan Kemendagri?" kata Tito.

    Saat Tito menjelaskan hal ini, Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar dan Sekretaris Jenderal Kemendagri Hadi Hadi Prabowo memang tampak beberapa kali membisiki Tito, seperti memberikan input jawaban.

    Ketika Tito mengatakan kewenangan Kemendagri sekarang tak seperti dulu, seseorang berceletuk hingga Tito akhirnya mengangkat tangan kanannya dan berujar, "Iya, itu kan saya sudah bilang. Makanya diam dulu," kata dia.

    Tito lalu melanjutkan, kewenangan Kemendagri kini sudah tak sekuat seperti dulu. Dia pun mendukung sikap Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang menunjuk Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memimpin perencanaan pemindahan ibu kota negara.

    "Presiden memutuskan Bappenas sebagai lead, membentuk Badan Otorita. Badan ini setingkat menteri yang berhubungan langsung dengan presiden dan lintas sektoral," ujar mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPK Berencana Menghapus Hasil Penyadapan 36 Perkara

    Terdapat mekanisme yang tak tegas mengenai penghapusan hasil penyadapan 36 penyelidikan yang dihentikan KPK.