Jokowi akan Jadi Pembicara di Abu Dhabi Sustainability Week

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo saat Peresmian Pembukaan Rapat Kerja Kepala Perwakilan Republik Indonesia dengan Kementerian Luar Negeri di Istana Negara, Jakarta, Kamis 9 Januari 2020. Jokowi mengatakan mengatakan bahwa dubes mengemban amanah konstitusi sebagai duta perdamaian. TEMPO/Subekti.

    Presiden Joko Widodo saat Peresmian Pembukaan Rapat Kerja Kepala Perwakilan Republik Indonesia dengan Kementerian Luar Negeri di Istana Negara, Jakarta, Kamis 9 Januari 2020. Jokowi mengatakan mengatakan bahwa dubes mengemban amanah konstitusi sebagai duta perdamaian. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi hari ini terbang ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, dalam rangka kunjungan kerja. Juru Bicara Istana Fadjroel Rachman mengatakan Jokowi bakal menghadiri acara Abu Dhabi Sustainability Week. "Presiden akan menjadi pembicara kunci," kata Fadjroel dalam keterangan tertulisnya, Ahad, 12 Januari 2020.

    Selain menghadiri acara tersebut, kata Fadjroel, Jokowi akan membahas sejumlah perjanjian bilateral kedua negara.

    Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pada Kamis kemarin mengatakan saat di Abu Dhabi Jokowi akan bertemu dengan Putra Mahkota Abu Dhabi Mohamed bin Zayed Al Nahyan. Kunjungan Jokowi kali ini, kata dia, memang fokus untuk membahas soal Investasi.

    "Dan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan putra mahkota pada Juli tahun lalu yang sudah dibahas macam-macam proyek," ucap Retno di Kompleks Istana Kepresidenan.

    Fadjroel menuturkan Indonesia kini menjadi negara yang semakin kuat dan maju dengan situasi politik yang kondusif. Hal ini membuat Indonesia terpilih sebagai Most Preferred Emerging Market di tahun 2020.

    Kondisi itu pula, menurut Fadjroel, membuat Uni Emirat Arab tertarik menanamkan modalnya di Indonesia. "Uni Emirat Arab menjatuhkan kepercayaan investasi kepada Indonesia," ucap dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?