Mahfud MD Sebut Ada Dugaan Korupsi di PT Asabri

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md. seusai menerima lima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi di kantornya, Jakarta, Selasa, 7 Januari 2020. TEMPO/Putri.

    Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md. seusai menerima lima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi di kantornya, Jakarta, Selasa, 7 Januari 2020. TEMPO/Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyebut adanya dugaan korupsi di tubuh perusahaan asuransi plat merah, yakni PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia alias Asabri (Persero). Bahkan ia menyebut dugaan korupsinya mencapai di atas Rp 10 triliun.

    "Ya saya mendengar ada isu korupsi di Asabri yang mungkin itu tidak kalah fantastisnya dengan kasus Jiwasraya, di atas Rp10 triliun," kata Mahfud saat ditemui di kantornya, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat, 10 Januari 2020.

    Mahfud mengatakan kabar ini sudah coba ia konfirmasi kepada pejabat berwenang yang terkait. Pejabat tersebut, kata Mahfud, mengkonfirmasi dugaan ini. Ia pun berencana untuk mendorong kasus ini agar ditindaklanjuti.

    "Nah kalau iya (ada korupsi), jangan didiamkan. Mari kita giring ke proses hukum, dan supaya diungkap ya," kata Mahfud.

    Ia menyebut hal ini senada dengan permintaan Presiden Joko Widodo agar menggebuk seluruh kasus korupsi besar, tanpa harus ditutup-tutupi. Rencananya, Mahfud akan menindaklanjuti kasus ini dengan melaporkannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi atau Kejaksaan Agung.

    PT Asabri merupakan BUMN yang bergerak di bidang Asuransi Sosial dan pembayaran pensiun, khusus untuk prajurit TNI, anggota Polri, PNS Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan Polri. Mahfud menyebut saat dibuat, perusahaan asuransi ini ditujukan untuk membantu pegawai kecil di lembaga-lembaga tersebut.

    "Tidak boleh berkorupsi untuk orang-orang kecil, untuk prajurit, tentara yang bekerja mati-matian, meninggalkan tempat lama-lama, sesudah masa pensiun disengsarakan. Itu kan haknya prajurit," kata Mahfud.

    Nama PT Asabri jarang muncul ke permukaan. Namun belakangan, sempat mencuat kabar bahwa portofolio saham yang dimiliki mereka rontok hingga lebih dari 90 persen sepanjang 2019.

    Dari keterbukaan informasi diketahui ada 14 saham yang masuk ke dalam portofolio Asabri. Namun, Asabri melepas seluruh investasinya di PT Pool Advista Finance Tbk. (POOL) pada Desember 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...